Bandarlampung — Komunitas sepak bola Sikambara Lampung kembali akan menghidupkan semangat kebersamaan dan sportivitas melalui Fun Sparing Mini Soccer melawan MUHIMA FC, tim guru SMK Muhammadiyah Marga Tiga, Lampung Timur. Laga persahabatan ini akan digelar pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, di Lapangan Enterpro Pramuka, Bandar Lampung.
Pertandingan yang dijadwalkan akan berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB tersebut akan diikuti oleh sejumlah pemain dari kedua komunitas dengan format tiga tim, serta menerapkan sistem wasit bergantian dari internal tim. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu strategi dan fisik, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarkomunitas olahraga dan tenaga pendidik.
Ketua Sikambara Lampung, Junaedi, menegaskan bahwa kegiatan fun sparing ini merupakan bagian dari komitmen Sikambara dalam membangun olahraga yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kebersamaan.
“Fun sparing ini bukan semata soal menang atau kalah, tapi tentang menjaga semangat sportivitas, kebugaran, dan silaturahmi. Sikambara ingin menjadi ruang bertemu yang positif bagi komunitas olahraga dan masyarakat,” ujar Junaedi.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan MUHIMA FC yang beranggotakan para guru SMK Muhammadiyah Marga Tiga menjadi nilai tambah tersendiri, karena olahraga dapat menjadi medium pemersatu lintas profesi.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran MUHIMA FC. Guru-guru juga memberi contoh bahwa olahraga adalah gaya hidup sehat yang bisa dinikmati semua kalangan,” tambahnya.
Dalam laga tersebut, Sikambara Lampung mengenakan jersey hitam, sementara seluruh pemain mendapatkan fasilitas air mineral. Biaya partisipasi ditetapkan sebesar Rp45 ribu untuk pemain dan Rp30 ribu untuk kiper, dengan dokumentasi pertandingan ditangani oleh Publisher Photo Sport.
Panitia juga memberlakukan sistem waiting list bagi pemain cadangan, dengan ketentuan tegas bahwa peserta yang telah mendaftar namun tidak hadir pada hari pelaksanaan tetap dikenakan HTM.
Fun sparing mini soccer ini menjadi bukti bahwa olahraga komunitas terus tumbuh sebagai ruang interaksi sosial yang sehat, menyenangkan, dan membangun solidaritas, sejalan dengan semangat Sikambara Lampung dalam memajukan olahraga rekreasional di daerah. (***).






