Bandarlampung — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya penguatan kolaborasi antarlembaga negara sebagai fondasi pembangunan daerah, saat menyambut kunjungan Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., dalam acara ramah tamah di Guest House Mahan Agung, Rabu malam (28/1/2026).
Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kunjungan pimpinan tertinggi lembaga yudikatif tersebut beserta jajaran. Menurutnya, kehadiran Ketua MA RI menjadi kehormatan sekaligus energi positif bagi Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat.
“Kami merasa bangga dan senang dikunjungi oleh pimpinan Mahkamah Agung beserta jajaran. Ini menjadi suatu berkah bagi kami,” ujar Gubernur Mirza dalam sambutannya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza juga memaparkan arah pembangunan strategis Provinsi Lampung, khususnya revitalisasi kawasan Kota Baru yang sempat terbengkalai selama sekitar 14 tahun. Kawasan tersebut kini diarahkan menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis pendidikan.
“Daerah itu akan menjadi kawasan berbasis pendidikan, sejalan dengan tujuan Presiden untuk mendorong pembangunan kualitas SDM di setiap daerah. Tahun ini, kami akan membangun beberapa kampus sekaligus infrastruktur pendukungnya,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga peradilan di Lampung selama ini terjalin sangat baik. Hubungan Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama disebutnya harmonis, solid, dan kolaboratif.
Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr. H. Sunarto menegaskan bahwa kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan yudikatif merupakan perwujudan nyata dari tujuan bernegara sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945.
“Sejatinya semua lembaga negara memiliki tujuan yang sama, yakni melindungi segenap bangsa, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menjaga perdamaian. Meski cara dan ‘baju’ kita berbeda, tujuannya tetap satu,” tegas Ketua MA.
Dalam suasana penuh keakraban, Ketua MA juga mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Provinsi Lampung. Ia mengaku memiliki kesan mendalam terhadap Lampung, termasuk kekayaan kuliner khas daerah.
“Saya bukan orang asing di sini. Lampung punya kesan tersendiri bagi saya, terutama kulinernya seperti pindang, seruit, dan tempoyak yang luar biasa,” ujarnya disambut hangat para undangan.
Acara ramah tamah tersebut menjadi simbol penguatan hubungan kelembagaan sekaligus komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan. (*).






