Perkuat Sekretariat, Siapkan Sistem Pengawasan Lebih Efektif
Bandarlampung — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Lampung mulai memanaskan mesin organisasi meski tahapan pemilu belum bergulir. Melalui rapat koordinasi jajaran sekretariat, lembaga pengawas pemilu ini menegaskan komitmen memperkuat konsolidasi internal sebagai fondasi kerja pengawasan sepanjang tahun.
Rapat yang digelar di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Selasa (10/2), diikuti unsur pimpinan dan seluruh jajaran sekretariat. Fokus utama pembahasan adalah langkah-langkah strategis pada masa non-tahapan pemilu, terutama penguatan tata kelola, penyamaan persepsi, serta efisiensi birokrasi.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Yuda Setiawan, menegaskan bahwa masa non-tahapan bukan berarti jeda kerja, melainkan momentum untuk memperkuat sistem pendukung kelembagaan.
“Profesionalisme staf menjadi kunci utama dalam menjaga integritas lembaga pengawas pemilu di tingkat provinsi. Kami ingin memastikan seluruh jajaran sekretariat memiliki pemahaman yang seragam mengenai target kerja tahun ini,” tegas Yuda.
Menurutnya, koordinasi yang solid antara staf sekretariat dan komisioner menjadi faktor penting agar setiap program pengawasan berjalan efektif dan akuntabel. Ia menekankan bahwa kerja pengawasan di lapangan sangat bergantung pada kesiapan administratif dan dukungan sistem internal.
“Konsolidasi bukan sekadar kumpul rutin, tetapi upaya membangun sistem pendukung yang tangguh agar kerja-kerja di lapangan tidak terhambat oleh kendala administratif,” ujarnya.
Selain penguatan struktur internal, rapat juga membahas peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam pelaporan kinerja. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjawab dinamika demokrasi yang semakin kompleks dan tuntutan transparansi publik terhadap lembaga negara.
Dengan penguatan di masa non-tahapan ini, Bawaslu Lampung menargetkan seluruh jajaran siap menghadapi agenda demokrasi berikutnya dengan sistem yang lebih tertata, responsif, dan berintegritas. (*).






