Empat Hari Pencarian, Adit Ditemukan Tak Bernyawa

Korban Tenggelam di Pekon Sinar Banten Terseret Hingga 20 Km

TANGGAMUS — Upaya pencarian selama empat hari terhadap korban tenggelam di Pekon Sinar Banten, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, akhirnya membuahkan hasil. Adit (13) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (19/2) malam, sekitar 20 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Korban ditemukan setelah Tim SAR Gabungan menerima informasi warga terkait penemuan sesosok jenazah di wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, sekitar pukul 18.30 WIB. Titik penemuan berada di koordinat 5°23’25.92″ LS dan 104°56’14.25″ BT.

Tim SAR segera menuju lokasi dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Pringsewu. Pada pukul 19.30 WIB, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Aditya (Adit), remaja yang dilaporkan tenggelam di aliran sungai Pekon Sinar Banten.

Cuaca Jadi Kendala

Komandan Tim Rescuer Pos SAR Tanggamus, Tri Wardoyo, mengatakan operasi pencarian telah dilaksanakan sesuai rencana sejak hari pertama laporan diterima.

“Seluruh unsur SAR gabungan telah bekerja maksimal melakukan pencarian sesuai prosedur, mulai dari penyisiran permukaan sungai, penyisiran pinggir sungai hingga Bendungan Way Bedeng. Kondisi cuaca sempat menjadi kendala, namun koordinasi di lapangan tetap solid hingga korban akhirnya ditemukan,” ujar Tri di lokasi.

Pada hari ketiga, tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet hingga radius 9 kilometer dari lokasi kejadian. Namun hingga sore hari korban belum ditemukan. Hujan deras sempat mengguyur area pencarian sebelum operasi dihentikan sementara pukul 17.00 WIB dan dilanjutkan keesokan harinya.

Memasuki hari keempat, pencarian difokuskan ke arah hilir sungai menggunakan rubber boat dan penyisiran di titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut.

Operasi Resmi Ditutup

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Operasi ini melibatkan berbagai potensi SAR, di antaranya BPBD Tanggamus, Satpol PP Kabupaten Tanggamus, Damkar Tanggamus, Babinsa, Bhabinkamtibmas, aparat Pekon Sinar Banten, serta masyarakat setempat.

Pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan, khususnya bagi anak-anak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Warga sekitar turut mengantar kepulangan jenazah dengan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *