Mendiktisaintek Dorong ITERA Jadi Motor Kemajuan Sumatera dan Lampung

BANDARLAMPUNG — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengapresiasi berbagai inovasi, capaian penelitian, dan kemajuan yang telah diraih Institut Teknologi Sumatera (ITERA) di usia ke-12.

Brian mendorong ITERA tidak hanya berkembang sebagai perguruan tinggi berbasis teknologi dan sains, tetapi juga semakin memberikan dampak nyata bagi pembangunan Sumatera, khususnya Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Mendiktisaintek saat diwawancarai awak media seusai menghadiri Dies Natalis ke-12 ITERA yang berlangsung dalam sidang terbuka di Aula Gedung Kuliah Umum (GKU) 2 lantai 4 ITERA, Senin (5/10/2026).

Menurut Brian, kemajuan ITERA merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, kampus pembina, pemerintah daerah hingga para pemangku kepentingan lainnya.

“Atas kerja sama banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, kemudian dari kampus pembina, dulu kampus ITB, pemerintah Provinsi Lampung dan yang lainnya, kami menyampaikan ucapan terima kasih,” kata Brian.

Ia juga mengapresiasi berbagai capaian yang telah ditorehkan ITERA sekaligus menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang selama ini memberikan dukungan terhadap perkembangan kampus tersebut.

“Termasuk juga banyak sekali capaian-capaian yang sudah didapat oleh ITERA, sehingga kami juga berterima kasih kepada Pemda Lampung. Tadi Pak Sekda hadir mewakili Bapak Gubernur. Terima kasih Pak Sekda yang sudah mendukung selalu,” ujarnya.

Brian berharap kolaborasi antara ITERA dan Pemerintah Provinsi Lampung terus diperkuat. Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan daerah dapat menjadi objek penelitian dan inovasi di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. Kami berharap ITERA dapat terus membantu Pemda Lampung. Kalau ada masalah-masalah yang ada di provinsi, kami persilakan untuk diberikan kepada ITERA atau kampus-kampus lainnya,” tegasnya.

Dengan demikian, lanjut dia, kegiatan akademik dan penelitian di perguruan tinggi, mulai dari skripsi hingga tesis, dapat diarahkan untuk menghasilkan solusi terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

“Sehingga berbagai penelitian, mulai dari skripsi, tesis, itu nantinya menjadi riset-riset untuk menjawab permasalahan yang ada di Sumatera, khususnya yang ada di Lampung,” jelas Brian.

Dorong Riset Berdampak dan Pilot Industri

Mendiktisaintek juga menyoroti kemajuan riset ITERA yang telah mendapatkan pengakuan dunia. Ia berharap capaian tersebut terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan daerah sekitar.

“Tadi Pak Rektor juga menyampaikan kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai oleh ITERA. Salah satunya adalah program penelitian sustain yang diakui dunia. Ini juga langkah yang sangat baik,” katanya.

Brian menekankan pentingnya perguruan tinggi tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang menjawab kebutuhan pembangunan.

“Tentu kami terus mendorong ITERA dapat berdampak, memberikan dampak pada menjawab persoalan-persoalan yang ada di daerah sekitarnya,” ujarnya.

Selain penguatan riset, Brian juga mendorong ITERA mengoptimalkan pemanfaatan lahan kampus untuk pengembangan pilot-pilot industri. Menurutnya, langkah tersebut telah mulai dilakukan dan perlu dilanjutkan secara berkesinambungan.

“Beberapa hal juga kami meminta ITERA melanjutkan, seperti pemanfaatan lahan-lahan di sini untuk bisa dibangun pilot-pilot industri. Itu juga sudah dimulai, jadi kami berharap ini dapat berkesinambungan,” kata Brian.

Ia berharap keberadaan ITERA ke depan semakin memperkuat ekosistem pendidikan, riset, inovasi dan industri di kawasan Sumatera.

“Selamat kepada ITERA, selamat kepada Provinsi Lampung, dan kita berharap keberadaan ITERA dapat membantu memajukan Sumatera secara umum dan Provinsi Lampung secara khusus,” pungkasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *