KORANEDITOR.CO, TULANGBAWANG – Pihak sekolah tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tulangbawang panik lantaran anggaran dana BOSP mandek, meski sudah masuk rekening sekolah, tapi belum dapat dicairkan.
Padahal, menurut para kepala sekolah anggaran dana BOSP itu sudah masuk di rekening masing-masing sekolah, tapi belum dapat dicairkan karena menunggu instruksi dan rekomendasi Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang.
”Pak banyak kepala sekolah dan guru yang bertanya – tanya masalah dana BOSP yang tidak dapat dicairkan. Padahal uang itu sebenernya sudah masuk dari bulan Januari. Tapi masih di tahan nunggu instruksi dan rekomendasi dari Dinas,” kata salah satu kepala sekolah di Kecamatan Banjar Margo, Minggu 22 Februari 2026.
Sumber resmi menambahkan, sampai dengan sekarang ini dana BOSP itu belum dapat dicairkan. Alasannya adalah, pihak sekolah belum memasukan kegiatan dari dinas berupa Pelatihan Matematika, PAI dan BTQ.
”Padahal kegiatannya gak bisa dimasukan Arkas atau bermasalah. Dana BOSP sudah masuk rekening dari Januari akhir,” tulisnya panjang, via WA ponsel pribadinya.
Kalimat terakhirnya, ia berharap pihak terkait yakni Pemerintah Kabupaten Tulangbawang melalui leading sektornya untuk segera merealisasikan dana BOSP yang akan digunakan untuk kegiatan bidang pendidikan di sekolah.
Hingga berita ini diterbitkan, wartawan media ini belum melakukan upaya konfirmasi ataupun meminta keterangan dari berbagai pihak yang memiliki kewenangan soal pencairan dana BOSP sekolah dasar Se – Tulangbawang. (tri)






