Tempa Diri Lewat Pageant

Langkah Fetrisia Novenda di dunia pageant bermula dari bangku sekolah. Sejak kelas XI, ia terpilih menjadi Duta SMA Negeri 1 Gadingrejo (Smanding) tahun 2023. Momen itu menjadi titik balik yang membuka jalannya mengenal dunia modeling dan pengembangan diri.

Bagi gadis yang akrab disapa Venda ini, selempang duta bukan sekadar simbol. Dari sana, ia mulai belajar tampil di depan publik, berbicara dengan percaya diri, serta membangun relasi.

“Sejak terpilih menjadi duta sekolah, saya semakin tertarik mengembangkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi,” ujarnya, belum lama ini.

Perjalanan itu berlanjut pada 2024, saat ia duduk di semester dua dan terpilih sebagai Duta Kampus UT Lampung 2024. Dua pengalaman tersebut semakin menguatkan tekadnya untuk serius menekuni dunia pageant.

Menurut Venda, pageant bukan hanya soal kecantikan fisik, tetapi juga tentang prestasi dan pengembangan diri. Ia merasakan langsung bagaimana ajang tersebut melatih public speaking, kepemimpinan, hingga kepedulian sosial.

“Pageant itu bukan hanya tentang penampilan, tetapi tentang bagaimana kita membawa diri, berkomunikasi, dan memberi dampak positif di lingkungan sekitar,” katanya.

Kini, motivasinya semakin besar saat mengikuti ajang Pemilihan Putra Putri Lampung (PPL). Ia ingin berkontribusi mempromosikan potensi daerah, mulai dari budaya, pariwisata, hingga kearifan lokal.

Venda bercita-cita menjadi representasi generasi muda yang aktif, percaya diri, dan mampu menyampaikan informasi dengan baik kepada masyarakat luas. Ia juga terinspirasi dengan peran promosi pariwisata yang selama ini didorong berbagai pihak, termasuk Kementerian Pariwisata dan Kementerian Kelautan, dalam mengenalkan potensi Indonesia ke tingkat nasional dan internasional.

Untuk mempersiapkan diri, Venda tak setengah hati. Ia mempelajari budaya dan potensi daerah, rutin berlatih public speaking, menjaga kebugaran dan penampilan, serta memperkuat mental agar percaya diri di atas panggung.

Kemampuannya tak hanya di catwalk. Ia memiliki bakat pencak silat dan modern dance yang menjadi nilai tambah saat tampil. Untuk teknik catwalk, ia belajar secara mandiri melalui berbagai platform digital seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.

Sejauh ini, ia merasakan banyak manfaat dari dunia pageant. Selain mengembangkan bakat dan keterampilan, ia mendapatkan pengalaman panggung, meningkatkan citra diri, membuka peluang karier, sekaligus menjadi inspirasi bagi orang lain.

Obsesi besarnya di dunia modeling pun jelas: menjadi model profesional dan berpengaruh, bukan hanya dari segi penampilan, tetapi juga karakter dan sikap.

“Saya ingin membangun personal branding yang kuat, mengikuti runway dan pemotretan berskala nasional maupun internasional, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda dengan menunjukkan disiplin, kerja keras, dan citra positif,” tuturnya mantap.

Dari panggung sekolah hingga ajang provinsi, langkah Fetrisia Novenda terus menapak. Dengan tekad dan kerja keras, ia membuktikan bahwa mimpi besar selalu berawal dari keberanian untuk tampil dan percaya pada diri sendiri. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *