Reses Keliling 13 Kecamatan, Diah Dharma Yanti Salurkan Combine hingga 600 Ayam Petelur

LAMPUNG TIMUR – Anggota DPRD Lampung Fraksi PAN, Diah Dharma Yanti, menggelar reses di sejumlah titik di Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dengan menyalurkan berbagai bantuan untuk kelompok tani (poktan), Kelompok Wanita Tani (KWT), dan nelayan. Hingga kini, Diah masih melanjutkan agenda resesnya dengan berkeliling ke berbagai kecamatan di Lamtim.

Dalam kegiatan tersebut, Diah menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum menyerap aspirasi sekaligus menghadirkan program nyata bagi masyarakat.

“Ini reses saya di beberapa kecamatan di Lampung Timur. Selain menyerap aspirasi masyarakat, saya juga menyalurkan bantuan alat-alat pertanian, bibit, mesin kapal, dan lainnya kepada poktan dan KWT yang tersebar di 13 kecamatan,” ujar Diah.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan dukungan dari Anggota DPR RI Komisi IV, Irham Djafar Lan Putra, yang fokus pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Adapun bantuan yang dibagikan di antaranya mesin combine, rotary roda empat, pompa air, handsprayer, bibit produktif, bibit sayuran, bibit ikan, mesin kapal, alat penangkap ikan, bioflok, hingga ternak ayam petelur sebanyak 600 ekor lengkap dengan kandang dan pakan selama tiga bulan.

Tak hanya itu, turut digulirkan program pendirian Kampung Nelayan Koperasi Merah Putih di Kecamatan Labuhan Maringgai sebagai upaya penguatan ekonomi nelayan setempat.

“Alhamdulillah, bantuan dari Pak Irham ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh petani dan nelayan. Harapannya produksi meningkat, kesejahteraan naik, dan ekonomi desa semakin kuat,” tambahnya.

Dalam reses tersebut, Diah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dengan merekrut relawan di sejumlah titik kegiatan. Ia menyebut langkah itu sebagai bagian dari penguatan jaringan komunikasi dan pengawalan aspirasi warga di tingkat akar rumput.

Reses berlangsung dengan dialog interaktif. Warga menyampaikan berbagai kebutuhan mulai dari akses pupuk, permodalan, infrastruktur pertanian hingga dukungan alat tangkap nelayan. Diah memastikan seluruh aspirasi tersebut akan dikawal dan disinergikan dengan program di tingkat provinsi maupun pusat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *