Dermaga Alternatif Disiapkan, Pengamanan dan Rekayasa Lalin Dimaksimalkan
LAMPUNG SELATAN — Kapolda Lampung Helfi Assegaf melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Bakauheni, Rabu (4/3/2026), guna memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Kunjungan tersebut merupakan langkah antisipasi menghadapi potensi lonjakan arus mudik Lebaran. Sebagai pintu gerbang utama penghubung Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, Pelabuhan Bakauheni menjadi salah satu titik krusial dalam arus mudik nasional.
Dalam peninjauan itu, Kapolda mengecek sejumlah titik strategis, mulai dari area antrean kendaraan, kantong parkir, dermaga penyeberangan, hingga kesiapan personel pengamanan yang akan dilibatkan dalam Operasi Ketupat Krakatau 2026.
Tak hanya pelabuhan utama, Kapolda juga meninjau dua dermaga alternatif yang disiapkan sebagai langkah antisipasi lonjakan kendaraan, yakni Dermaga PT Sumur Makmur Abadi (SMA) dan Dermaga PT Bandar Bakau Jaya (BBJ). Kedua dermaga tersebut dipersiapkan sebagai opsi darurat yang sewaktu-waktu dapat dioperasionalkan guna mengurai kepadatan saat puncak arus mudik.
“Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu titik krusial dalam arus mudik nasional. Oleh karena itu, kita memastikan seluruh kesiapan mulai dari pengamanan, rekayasa lalu lintas hingga pelayanan kepada masyarakat sudah dipersiapkan secara maksimal,” tegas Helfi.
Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik, Polda Lampung bersama para pemangku kepentingan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Di antaranya peningkatan jumlah personel dari Polda dan Polres jajaran yang ditempatkan di titik-titik strategis kawasan pelabuhan.
Selain itu, koordinasi diperkuat dengan ASDP, TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memastikan kelancaran operasional penyeberangan. Rekayasa lalu lintas dan pengaturan antrean kendaraan juga akan diterapkan guna mencegah kepadatan panjang di jalur menuju pelabuhan.
Polda Lampung turut menyiapkan buffer zone dan kantong parkir tambahan sebagai tempat penampungan kendaraan jika terjadi lonjakan signifikan. Optimalisasi pemanfaatan dermaga alternatif, termasuk SMA dan BBJ, akan dilakukan apabila volume kendaraan meningkat tajam.
Di sisi pelayanan, pos pengamanan dan pos pelayanan akan dioptimalkan untuk membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Sistem pemantauan melalui CCTV serta patroli intensif juga disiapkan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolda mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, mematuhi aturan lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Dengan kesiapan yang matang serta sinergi seluruh pihak, kita berharap pelaksanaan arus mudik melalui Pelabuhan Bakauheni dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tutupnya. (*)






