KAI: Rel Kereta Bukan Tempat Beraktivitas

Divre II Sumbar Ingatkan Bahaya Berada di Jalur KA

Padang — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di atas maupun di sekitar jalur rel kereta api karena sangat berbahaya.

KAI menegaskan rel kereta api merupakan jalur operasional yang hanya diperuntukkan bagi perjalanan kereta. Karena itu, area tersebut tidak boleh digunakan untuk kegiatan lain seperti bermain, berjalan kaki, berolahraga, hingga berfoto.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan aktivitas masyarakat di sekitar rel memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.

“Rel kereta api bukan tempat untuk beraktivitas. Jalur tersebut merupakan area operasional kereta api yang memiliki potensi bahaya tinggi,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Menurutnya, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak karena membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Oleh sebab itu, keberadaan orang di jalur rel sangat berisiko dan dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

KAI mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan di lingkungan perkeretaapian dengan tidak berada di jalur rel serta saling mengingatkan keluarga maupun orang di sekitar.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel demi keselamatan,” kata Reza.

KAI berharap partisipasi aktif masyarakat dapat membantu menciptakan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan di sepanjang jalur rel. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *