Majelis Taklim Al Amanah Perkuat Syiar Islam dan Ukhuwah di Bandar Lampung

Bandar Lampung — Majelis Taklim (MT) Al Amanah yang digagas oleh DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung terus memperkuat syiar Islam dan mempererat silaturahmi antarperempuan di Kota Bandar Lampung melalui pengajian rutin bulanan.

Kegiatan pengajian yang telah berjalan selama enam bulan tersebut kembali digelar pada Sabtu (7/3/2026) siang dengan menghadirkan penceramah A. Buchori Muslim, yang menyampaikan materi keagamaan di hadapan sekitar 100 jamaah.

Ketua Majelis Taklim Al Amanah yang juga anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PAN, Diah Dharma Yanti, mengatakan pengajian ini menjadi wadah pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat kebersamaan antarjamaah.

“Dengan diadakannya majelis taklim ini, saya berharap dapat menambah ilmu agama, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu memperbaiki diri dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar Diah.

Menurutnya, Majelis Taklim Al Amanah merupakan program syiar agama yang diinisiasi DPW PAN Lampung dan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan jumlah anggota sekitar 100 orang.

Pengajian tersebut bersifat terbuka untuk umum dengan jamaah yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari advokat perempuan, aparatur sipil negara (ASN), pensiunan polisi, hingga ibu rumah tangga dari berbagai kelurahan di Kota Bandar Lampung. Bahkan, sejumlah jamaah juga datang dari wilayah Natar, Kabupaten Lampung Selatan.

Diah menambahkan, majelis taklim ini tidak hanya menjadi sarana menimba ilmu agama, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan penguatan ukhuwah Islamiyah bagi para jamaah.

“Para ibu jamaah diharapkan dapat memperoleh pencerahan dan ketenangan hati, sekaligus mendapatkan bekal ilmu yang bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga menjadi wahana silaturahmi untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam kebaikan,” katanya.

Ia berharap kegiatan pengajian rutin tersebut dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat semakin mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat di Kota Bandar Lampung. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *