Arema Tumbang 1-2 di Way Halim
Pembalasan tuntas. Tujuh bulan setelah kalah di Malang, Bhayangkara FC akhirnya membalas kekalahan dari Arema FC dengan cara dramatis. Bermain di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Selasa malam (10/3/2026), tim berjuluk The Guardians menang tipis 2-1 atas Singo Edan dalam laga keras yang diwarnai empat kartu merah.
Pertandingan ini seolah menjadi cerminan duel kedua tim pada 22 Agustus lalu di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Saat itu Arema FC menang 2-1 di kandang sendiri setelah sempat tertinggal lebih dulu dari Bhayangkara FC.
Tadi malam, skenario serupa kembali terjadi. Bhayangkara FC justru lebih dulu kebobolan. Menjelang turun minum, tepatnya menit 45+1, striker Arema FC Joel Vinicius berhasil membobol gawang tuan rumah dan membawa Arema unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Namun situasi mulai berubah setelah gelandang Arema FC Gildson Pablo diganjar kartu merah oleh wasit Tri Santoso pada penghujung babak pertama. Kondisi semakin sulit bagi tim tamu ketika pada menit ke-70 striker Arema FC Dalberto juga diusir dari lapangan. Arema terpaksa melanjutkan laga hanya dengan sembilan pemain.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Bhayangkara FC untuk menekan pertahanan Singo Edan. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-76 ketika tandukan Privat Mbarga menembus gawang Arema FC dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membakar semangat tuan rumah. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya Bhayangkara FC mendapat hadiah penalti pada menit ke-88. Moussa Sidibe yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Pertandingan yang berjalan keras itu bahkan menghasilkan empat kartu merah—dua saat pertandingan berlangsung dan dua lainnya setelah laga usai.
Kemenangan ini terasa sangat emosional bagi Bhayangkara FC karena menjadi balasan setimpal atas kekalahan mereka di Malang tujuh bulan lalu. Menariknya, kedua pertandingan memiliki pola yang sama: tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menang dengan skor identik 2-1.
Tambahan tiga poin juga mengangkat posisi Bhayangkara FC ke papan atas klasemen sementara BRI Super League, sekaligus membawa mereka menembus enam besar.
Bagi Arema FC, kekalahan ini menjadi pukulan pahit. Selain kehilangan poin, Singo Edan juga harus menerima kenyataan pahit: pembalasan kejam dari The Guardians di Way Halim. (*).






