Target Perluasan Kepengurusan dan Pengembangan Pesantren
Bandar Lampung — Pengurus Wilayah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) Provinsi Lampung memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk memperkuat konsolidasi organisasi melalui kegiatan silaturahmi dan rapat kerja yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Alfian Husin, Bandar Lampung, Selasa (10/3) sore.
Kegiatan yang berlangsung pada hari ke-20 Ramadan tersebut menjadi ajang mempererat kebersamaan antar pengurus sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi, khususnya dalam pengembangan dakwah, pendidikan, serta penguatan kelembagaan PERTI di Provinsi Lampung.
Ketua Umum PERTI Lampung, Firmansyah Y. Alfian, mengatakan pelaksanaan rapat kerja di penghujung Ramadan diharapkan membawa keberkahan sekaligus memperkuat peran organisasi dalam memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Di hari ke-20 Ramadan ini kita bersilaturahmi sekaligus melaksanakan rapat kerja. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat peran PERTI di tengah masyarakat,” ujar Firmansyah.
Menurutnya, kepemimpinan PERTI Lampung saat ini tidak menargetkan program yang berlebihan, melainkan fokus pada penguatan organisasi secara bertahap dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.
Saat ini, PERTI Lampung telah memiliki kepengurusan di Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan. Ke depan, organisasi tersebut menargetkan pembentukan kepengurusan di sedikitnya lima kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
“Perluasan kepengurusan menjadi langkah strategis agar PERTI semakin aktif menjalankan program dakwah, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan di berbagai daerah,” jelasnya.
Selain memperkuat struktur organisasi, PERTI Lampung juga tengah mengembangkan Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Alfian Husin yang berlokasi di Wates, Kabupaten Lampung Tengah. Pesantren tersebut ditargetkan mulai menerima santri baru pada tahun ini dan diharapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut.
Sekretaris PERTI Lampung, Muprihan Thaib, mengatakan program kerja organisasi disusun secara realistis dengan menitikberatkan pada penguatan fondasi organisasi serta memperkenalkan PERTI kepada masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu, tokoh PERTI Lampung, Syaiful Anwar, menilai rapat kerja yang digelar pada bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk merumuskan program yang sejalan dengan visi organisasi dalam membangun kehidupan umat Islam yang bermartabat sesuai dengan nilai-nilai syariat.
Dalam forum tersebut, para pengurus juga mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan organisasi, khususnya melalui penguatan bidang informasi dan komunikasi, termasuk penggunaan podcast dan berbagai platform media digital.
Langkah ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dakwah dan memperkenalkan PERTI kepada masyarakat secara lebih luas di era digital.
Rapat kerja yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut diakhiri dengan kegiatan berbuka puasa bersama antara pengurus dan kader PERTI Lampung. (*).






