Satgas Gabungan Sigap Tangani Genangan, Warga Bandar Lampung Apresiasi Gerak Cepat Pemkot

BANDAR LAMPUNG – Respons cepat Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam menangani genangan air pascahujan deras mendapat apresiasi dari masyarakat. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah pada Rabu (11/3) sempat menimbulkan genangan di beberapa titik, namun segera ditangani oleh tim gabungan lintas instansi.

Tim yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan dari masyarakat.

Penanganan juga melibatkan aparatur lingkungan seperti kepala lingkungan (kaling), ketua RT, Linmas, hingga warga setempat yang ikut bergotong royong membersihkan saluran air.

Gerak cepat tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bandar Lampung agar seluruh jajaran pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat seperti genangan air akibat hujan deras.

Beberapa titik yang menjadi fokus penanganan di antaranya Jalan Arif Rahman Hakim, Gang H. Syahri, Jagabaya 3 di Kecamatan Way Halim, Jalan Ridwan Rais di Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, serta Jalan Dahlia di Kelurahan Labuhan Ratu.

Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pembersihan drainase yang tersumbat, mengangkat material yang menghambat aliran air, serta memastikan genangan dapat segera surut sehingga aktivitas warga kembali normal.

Salah seorang warga di kawasan Way Halim mengaku terbantu dengan kehadiran petugas yang cepat merespons kondisi di lapangan.

“Kami sangat berterima kasih karena petugas cepat datang. Tidak lama setelah hujan deras, tim langsung membersihkan saluran air sehingga genangan bisa cepat berkurang,” ujarnya.

Warga berharap respons cepat seperti ini dapat terus dipertahankan, sekaligus diiringi dengan langkah jangka panjang berupa perbaikan dan normalisasi sistem drainase agar potensi genangan saat hujan deras dapat diminimalkan di masa mendatang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *