BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung Helfi Assegaf menerima kunjungan Tim Supervisi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka peninjauan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Polda Lampung tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi pengamanan yang disiapkan jajaran kepolisian di wilayah Lampung, yang menjadi salah satu jalur utama penghubung Pulau Sumatera dan Jawa.
Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Lampung, antara lain Karo Ops, Karo Rena, serta Dirlantas. Mereka memaparkan perkembangan terkini terkait manajemen lalu lintas, pemetaan titik rawan kemacetan, serta potensi kecelakaan selama periode mudik.
Kapolda Lampung Helfi Assegaf mengatakan pihaknya telah menyiagakan ribuan personel serta mendirikan sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di berbagai jalur strategis.
“Kehadiran Tim Supervisi Mabes Polri sangat krusial bagi kami untuk mendapatkan arahan serta evaluasi objektif, sehingga pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan maksimal, aman, dan berkesan bagi seluruh masyarakat yang mudik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, fokus pengamanan tidak hanya pada jalur lintas utama, tetapi juga pada kawasan penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni yang menjadi pintu gerbang utama mobilitas pemudik dari Pulau Sumatera menuju Jawa.
Setelah agenda penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi di ruang rapat guna meninjau administrasi operasional serta rencana pengamanan lapangan yang telah disusun oleh jajaran Polda Lampung.
Melalui kegiatan supervisi tersebut, diharapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 dapat berjalan optimal sehingga arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Lampung berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*).






