Bandarlampung – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terus memperkuat sistem pengawasan internal kelembagaan. Salah satunya melalui pelantikan Hengky Pramono sebagai Inspektur Wilayah (Irwil) I Bawaslu yang dilakukan secara daring oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu, Ferdinand Eskol Tiar Sirait, belum lama ini.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Gistiawan bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono.
Sekjen Bawaslu Ferdinand Eskol Tiar Sirait dalam arahannya menegaskan bahwa penguatan fungsi inspektorat menjadi bagian penting dari upaya reformasi kelembagaan serta peningkatan efektivitas pengawasan internal di lingkungan Bawaslu.
Menurutnya, sistem pengawasan internal ke depan tidak hanya berfokus pada prosedur administratif, tetapi juga harus mengedepankan pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif.
“Kami percaya Hengky Pramono dapat menjalankan tugas di inspektorat dengan pendekatan yang lebih humanis. Kami menantikan warna baru, wajah baru, dan pendekatan baru yang dibawa beliau,” ujar Ferdinand.
Ia menambahkan, mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari proses penataan kelembagaan sekaligus solusi dalam mengurai berbagai persoalan yang muncul di lingkungan organisasi.
“Mutasi dan rotasi bukan sesuatu yang menegangkan. Ini bagian dari upaya menata kembali organisasi, mengisi posisi yang ada, serta menyelesaikan berbagai problematika yang kerap berulang,” tegasnya.
Ferdinand juga mengingatkan bahwa tahun ini merupakan periode penting bagi penyelenggara pemilu karena tahapan pemilu mendatang akan segera dimulai. Karena itu, seluruh jajaran Bawaslu diminta memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas kinerja dalam menjalankan tugas pengawasan.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Gistiawan menilai pelantikan Inspektur Wilayah I merupakan langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal lembaga pengawas pemilu tersebut.
Menurutnya, keberadaan inspektorat memiliki peran vital dalam memastikan tata kelola organisasi berjalan secara transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Pelantikan Inspektur Wilayah I ini menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat pengawasan internal di lingkungan Bawaslu. Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat menghadirkan inovasi serta pendekatan konstruktif dalam membangun sistem pengawasan yang lebih efektif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono menilai penguatan fungsi inspektorat akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas tata kelola organisasi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan.
“Inspektorat memiliki peran strategis dalam menjaga akuntabilitas dan tata kelola kelembagaan. Dengan kepemimpinan yang baru, diharapkan pengawasan internal semakin kuat sehingga mampu mendukung kinerja lembaga secara optimal,” katanya.
Ia juga berharap momentum pelantikan tersebut dapat semakin memperkuat semangat profesionalisme dan integritas seluruh jajaran Bawaslu dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan, khususnya dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan pemilu yang berintegritas. (*).






