Bandarlampung — Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni berlangsung lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) sukses mengawal pergerakan 77.751 kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026.
Data Ditlantas mencatat, jumlah tersebut merupakan kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, atau sekitar 36,46 persen dari total arus mudik yang mencapai 213.940 kendaraan.
Selain kendaraan, sebanyak 298.192 penumpang turut menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni. Rinciannya, 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang dalam kendaraan, yang dilayani oleh 382 trip kapal selama tiga hari.
Arus kendaraan didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul kendaraan roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus.
Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto menegaskan kelancaran arus balik tidak terlepas dari kesiapan personel serta strategi pengamanan yang diterapkan di lapangan.
“Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. Polda Lampung terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
Untuk mengurai kepadatan, Ditlantas juga menyediakan layanan pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik, seperti Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B, serta di jalur arteri melalui Pos Pam Lamsel Expo, Pos Pam Gayam, dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara.
Langkah ini terbukti efektif dalam memecah antrean kendaraan dan mempercepat akses masuk pelabuhan.
Polda Lampung mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket tersebut serta tetap disiplin selama perjalanan, termasuk mematuhi arahan petugas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
Sementara itu, puncak arus balik kedua diprediksi terjadi pada akhir pekan, 28–29 Maret 2026, dengan potensi lonjakan volume kendaraan yang signifikan.
Keberhasilan pengamanan ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum Lebaran, sekaligus memastikan perjalanan arus balik berlangsung aman dan nyaman. (*).






