220 FILM SERBU FESTIVAL FILM LAMPUNG 2026

Sineas Muda Se-Indonesia Berebut 14 Penghargaan Bergengsi

BANDAR LAMPUNG — Ajang perfilman terbesar di Bumi Ruwa Jurai kembali “meledak”. Sebanyak 220 karya film dari seluruh Indonesia membanjiri Festival Film Lampung (FFL) 2026 yang digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Darmajaya Computer & Film Club (DCFC) Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya.

Antusiasme tinggi para sineas muda terlihat dari banyaknya karya yang masuk selama masa pendaftaran 26 Januari hingga 26 Maret 2026. Bahkan, peserta terjauh datang dari Parepare, Sulawesi Selatan, menandakan gaung festival ini kian meluas secara nasional.

Ketua Pelaksana, Furqon Ardhan Khairi, mengungkapkan bahwa dari total 220 karya, sebanyak 152 film berasal dari luar Lampung, termasuk 36 karya kategori pelajar. Sementara dari Lampung tercatat 31 karya, dengan 11 di antaranya berasal dari pelajar lokal.

“Untuk tema FFL tahun ini adalah Merayakan Imaji Sineas. Ini menjadi ruang ekspresi dan pembuktian bagi sineas muda dari berbagai daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, film yang dikirimkan memiliki durasi bervariasi, mulai dari 3 hingga 20 menit. Seluruh karya yang lolos seleksi akan memasuki tahap pemutaran (screening) sebelum akhirnya bersaing di malam puncak penganugerahan.

Tahun ini, panitia menyiapkan 14 kategori penghargaan bergengsi, di antaranya Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Aktor dan Aktris Terbaik, hingga kategori teknis seperti Penyunting Gambar dan Penata Suara Terbaik. Selain itu, terdapat pula kategori khusus Film Lampung Terbaik dan Film Kategori Pelajar Terbaik.

FFL 2026 tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga panggung pembuktian kreativitas generasi muda perfilman Indonesia.

Dengan ratusan karya yang bersaing ketat, publik kini menanti: siapa yang akan keluar sebagai jawara dan membawa pulang penghargaan tertinggi Festival Film Lampung 2026? (**).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *