Koraneditor.co Pringsewu – Dalam rangka memperingati HUT ke 17 Kabupaten Pringsewu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pringsewu, mengadakan Lomba Bertutur dengan mengusung tema “Kepahlawanan dan Legenda Rakyat” tingkat SD/MI se – Kabupaten Pringsewu Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor setempat Selasa (21/05/2026), dibuka oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas di dampingi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Arif Nugroho, Kadisdik Pringsewu Supriyanto, Kadis Perpustakaan Nuriyanto, Kadis P3AP2KB Pringsewu Eko Sumarmi Ketua TP-PKK kabupaten Pringsewu Ny. Rahayu Riyanto Pamungkas dan seluruh peserta lomba.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan, pentingnya pendidikan sebagai pondasi utama dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Menururnya budaya membaca harus terus ditanamkan sejak dini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi emas di masa depan.“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya diasah kemampuan bertuturnya, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kepahlawanan, kecintaan terhadap budaya, serta semangat berkompetisi secara sehat,” katanya.

Bupati menjelaskan, lomba bertutur menjadi salah satu sarana efektif untuk menumbuh kembangkan minat baca sekaligus mengembangkan kreativitas, bakat, dan kepercayaan diri peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan budaya nusantara melalui cerita rakyat yang sarat nilai moral dan kearifan lokal.”Kegiatan ini mampu mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah menuju Pringsewu makmur, Lampung maju, dan Indonesia emas,” ujarnya.
Kepada para peserta, Bupati berpesan agar mengikuti lomba dengan penuh semangat dan percaya diri, tanpa menghilangkan keceriaan dalam menampilkan kemampuan terbaik.Teruslah belajar dan berlatih, jadikan pahlawan dan cerita rakyat sebagai teladan untuk meraih prestasi.”Dengan adanya kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang gemar membaca, mencintai perpustakaan, serta bangga terhadap budaya bangsa,”
Selain itu juga Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari Bunda Literasi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, hingga lingkungan pendidikan, untuk terus bersinergi dan berpartisipasi dalam meningkatkan literasi di masyarakat.”Untuk meningkatkan minat baca siswa, khususnya melalui literasi cerita rakyat dan kearifan lokal semua pihak harus ikut berperan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya baca, kecintaan pada budaya lokal, serta membentuk karakter anak sejak dini,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan 500 eksemplar buku hasil proyek aktualisasi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pringsewu untuk menambah koleksi bahan bacaan di perpustakaan daerah. (top)






