Sekolah Harus “Melek Digital”!

Dosen Darmajaya Kupas Strategi Branding Sekolah di Yayasan Xaverius

Bandarlampung — Transformasi digital di dunia pendidikan kian menguat. Yayasan Xaverius Tanjungkarang menggandeng Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya untuk memperkuat kapasitas pengelolaan media digital sekolah melalui pelatihan website dan media sosial.

Kegiatan yang digelar di Kompleks Xaverius Way Halim, Senin (21/4/2026), menghadirkan Anggalia Wibasuri sebagai narasumber utama. Sebanyak 48 peserta dari 25 unit sekolah ikut ambil bagian, terdiri dari kepala sekolah, guru, hingga tim media.

Dalam paparannya, Anggalia menegaskan bahwa kehadiran digital kini menjadi wajah utama institusi pendidikan di mata publik.

“Sekolah harus memiliki identitas yang kuat dan konsisten di ruang digital. Bukan hanya aktif, tetapi mampu membangun kepercayaan melalui konten yang autentik,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya strategi komunikasi yang tepat guna meningkatkan citra dan keterlibatan (engagement) masyarakat terhadap sekolah. Perubahan pola pikir, menurutnya, menjadi kunci dalam pengelolaan media yang profesional dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, Andreas Sutrisno, menyebut pelatihan ini sebagai langkah konkret menjawab tantangan era digital.

“Kami ingin seluruh sekolah berkembang mengikuti zaman, terutama dalam pengelolaan media informasi yang modern dan efektif,” katanya.

Ia juga menilai kolaborasi dengan IIB Darmajaya membuka peluang kerja sama jangka panjang, termasuk pengembangan sumber daya manusia dan pendampingan sekolah.

Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong sekolah tidak hanya memanfaatkan media digital sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai alat strategis membangun reputasi dan kepercayaan publik di tengah persaingan pendidikan yang semakin ketat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *