Way Kanan, koraneditor.co
Suasana aula Kejaksaan Negeri Way Kanan, Rabu (29/4/2026), terasa berbeda dari biasanya. Bukan sekadar seremoni, serah terima jabatan (sertijab) kali ini menghadirkan nuansa hangat—perpaduan antara perpisahan, harapan, dan semangat baru.
Di hadapan jajaran pegawai, Kepala Kejaksaan Negeri Way Kanan, Mahmudin Mahan, S.H., M.H., memimpin langsung prosesi pergantian Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) dari Achmad Saifudin Firdaus, S.H., M.H. kepada Sendra Fernando Saputra, S.H., M.H.
Tak hanya itu, rotasi juga terjadi di posisi Kepala Sub Seksi Prapenuntutan pada Seksi Tindak Pidana Umum, dari Ahmada Basyara Zahrah, S.H. kepada Ariadi Wijaya, S.H.
Bagi pejabat lama, momen ini bukan sekadar berpindah tugas. Ada jejak pengabdian yang ditinggalkan, kenangan yang terukir, dan pengalaman yang kini menjadi bekal untuk perjalanan berikutnya.
“Setiap tempat punya cerita, dan setiap tugas membawa pelajaran,” seolah menjadi pesan yang tersirat dalam prosesi tersebut.
Kajari Mahmudin Mahan dalam sambutannya menekankan bahwa mutasi adalah bagian alami dari dinamika organisasi—bukan sekadar pergantian posisi, tetapi juga ruang untuk bertumbuh.
Ia berpesan agar pejabat lama membawa pengalaman yang telah ditempa di Way Kanan sebagai bekal berharga di tempat yang baru. Sementara bagi pejabat yang baru, ia mengingatkan pentingnya cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja.
“Penyesuaian diri itu kunci. Kenali ritme kerja, bangun komunikasi, dan utamakan kinerja,” pesannya.
Di balik formalitas acara, tampak jabat tangan yang lebih lama dari biasanya, senyum yang menyimpan haru, serta ucapan selamat yang tulus dari rekan kerja. Momen-momen kecil itu menjadi pengingat bahwa birokrasi tak lepas dari sisi kemanusiaan.
Rotasi jabatan mungkin adalah hal yang biasa, namun bagi mereka yang menjalaninya, setiap perpindahan adalah awal baru—dengan tanggung jawab yang lebih besar dan harapan yang terus menyala.
Di akhir acara, suasana kembali mencair. Ucapan selamat mengalir, menandai bukan hanya pergantian jabatan, tetapi juga berlanjutnya semangat pengabdian di Kejari Way Kanan.(**)






