UMDP Palembang Teken MoU dan Pelajari Strategi Penguatan Mutu Akademik
BANDAR LAMPUNG — Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta unggulan di Sumatera. Kamis (7/5/2026), kampus berbasis teknologi dan bisnis itu menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Multi Data Palembang (UMDP) sekaligus melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat sinergi antarkampus.
Kunjungan dipimpin langsung Rektor Universitas Multi Data Palembang, Yulistia bersama jajaran pimpinan universitas. Kehadiran rombongan disambut Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz beserta para wakil rektor, dekan, dan ketua program studi.
Dalam sambutannya, Yulistia mengungkapkan bahwa IIB Darmajaya dipilih sebagai lokasi benchmarking karena dinilai berhasil meningkatkan mutu akademik dan meraih sejumlah akreditasi unggul pada program studi strategis.
“Kami melihat IIB Darmajaya telah memiliki beberapa program studi dengan akreditasi unggul. Ini menjadi hal yang sangat baik untuk kami pelajari, terutama terkait strategi pengembangan mutu akademik dan tata kelola perguruan tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, RZ Abdul Aziz memaparkan perkembangan IIB Darmajaya yang kini memiliki 16 program studi, terdiri dari tiga program pascasarjana dan 13 program sarjana. Dari jumlah tersebut, empat program studi telah berhasil meraih akreditasi unggul, yakni Magister Teknik Informatika, Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Manajemen.
Menurutnya, peningkatan kualitas akademik menjadi komitmen utama kampus dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah.
“Kolaborasi dan benchmarking seperti ini menjadi ruang penting untuk saling belajar serta memperkuat jejaring antarkampus demi kemajuan pendidikan tinggi,” katanya.
Penandatanganan MoU antara kedua institusi diharapkan membuka peluang kerja sama lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga implementasi program Kampus Berdampak.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh diskusi produktif. Kedua perguruan tinggi saling berbagi pengalaman mengenai tata kelola kampus, strategi peningkatan mutu program studi, hingga langkah konkret menuju akreditasi unggul secara berkelanjutan. (*)






