Muslimat NU Lampung Gelar Pelatihan Kepemimpinan di UIN Raden Intan
Bandar Lampung — Pengurus Wilayah (PW) Muslimat NU Provinsi Lampung menggelar Pelatihan Kepemimpinan bagi kader perempuan Nahdlatul Ulama di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Kamis (14/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan dalam bidang sosial, pendidikan, hukum, hingga pembangunan masyarakat.
Pelatihan itu diikuti berbagai unsur pengurus dan kader Muslimat NU dari sejumlah daerah di Lampung. Salah satu peserta yang hadir adalah Tim Hukum Muslimat NU Provinsi Lampung Nurhasanah yang juga menjabat Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Lampung.
Dalam keterangannya, Nurhasanah menilai pelatihan kepemimpinan tersebut penting untuk membangun perempuan yang tangguh, berwawasan, dan mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat.
“Perempuan NU harus memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat, bukan hanya dalam organisasi, tetapi juga dalam mendampingi masyarakat, memberikan edukasi hukum, dan ikut membangun daerah,” ujar Nurhasanah.
Menurutnya, Muslimat NU selama ini memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman moderat sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
“Pelatihan seperti ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat baik untuk mempererat solidaritas kader sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya perempuan NU di Lampung,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pemimpin perempuan yang aktif, berintegritas, dan siap menjawab tantangan zaman, termasuk dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan advokasi sosial.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Raden Intan Lampung itu diisi dengan materi penguatan organisasi, kepemimpinan perempuan, komunikasi publik, hingga pengembangan jejaring sosial kemasyarakatan.
PW Muslimat NU Lampung menargetkan pelatihan tersebut menjadi agenda berkelanjutan guna mencetak kader perempuan yang mampu menjadi penggerak di tingkat daerah hingga nasional. (*).






