Lampung Tuan Rumah Rakernas APTISI

Perguruan Tinggi Swasta Se-Indonesia Rumuskan Strategi Tingkatkan Daya Saing Nasional

Bandarlampung – Provinsi Lampung akan menjadi pusat pertemuan para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) dari seluruh Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) yang digelar pada 22–23 Agustus 2026 di Hotel Grand Mercure Lampung.

Forum nasional tersebut menjadi momentum strategis bagi dunia pendidikan tinggi swasta untuk merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat peran kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua APTISI Wilayah II Lampung, Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc., menegaskan Rakernas tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga wadah penting untuk memperkuat kolaborasi dan transformasi pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kami ingin memastikan perguruan tinggi swasta menjadi motor penggerak inovasi dan pembangunan sumber daya manusia unggul. Rakernas ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan menyatukan langkah menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Menurut Firmansyah, perguruan tinggi saat ini dituntut lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika ekonomi global. Karena itu, sinergi antara kampus dan dunia industri menjadi salah satu fokus utama pembahasan dalam Rakernas.

“APTISI harus menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia usaha agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Rakernas I APTISI dijadwalkan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum APTISI Pusat Prof. Dr. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.M., Menteri Perdagangan RI Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., serta Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan kuatnya dukungan terhadap penguatan perguruan tinggi swasta sebagai bagian penting dari sistem pendidikan nasional.

Selain rapat kerja, kegiatan juga diawali dengan Gala Dinner yang menjadi ruang silaturahmi dan pertukaran gagasan antar pimpinan perguruan tinggi dari berbagai daerah. Forum tersebut diharapkan melahirkan berbagai rekomendasi strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi nasional.

Firmansyah menilai terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah merupakan pengakuan atas perkembangan sektor pendidikan tinggi di daerah ini.

“Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan, riset, dan inovasi. Kami ingin Rakernas ini menjadi tonggak kebangkitan perguruan tinggi swasta, khususnya di Sumatera,” ujarnya.

Sejumlah isu strategis yang akan dibahas meliputi digitalisasi kampus, peningkatan kualitas dosen, penguatan tata kelola perguruan tinggi, hingga pengembangan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.

Rakernas I APTISI di Lampung diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang mampu memperkuat daya saing perguruan tinggi swasta sekaligus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global. (*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *