KORANEDITOR.CO, TULANG BAWANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang menegaskan komitmennya memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat desa dan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebagai strategi menghadapi Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Lokal 2031.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang, M. Aris Pratama Hanan, saat membuka Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Rawajitu Timur dan Rawajitu Selatan yang dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Tulang Bawang bersama anggota DPRD, pengurus kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta kader Partai Golkar, Minggu (28/06/2026).
Dalam sambutannya, Ketua DPD Golkar Tulang Bawang, menegaskan bahwa Muscam merupakan forum strategis untuk memperkuat organisasi, melakukan regenerasi kepemimpinan, serta menyusun langkah perjuangan partai di tingkat kecamatan.
“Muscam bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum memperkokoh soliditas, memperkuat kaderisasi, dan memastikan Partai Golkar semakin dekat dengan masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan DPD Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang periode 2026–2031 mengusung visi ‘Terwujudnya Partai Golkar yang Unggul, Modern, dan Pemenang di Kabupaten Tulang Bawang.’ Visi tersebut diwujudkan melalui lima agenda prioritas, yakni penguatan konsolidasi organisasi, kaderisasi berkelanjutan, penguatan basis elektoral, peningkatan pengabdian kepada masyarakat, dan transformasi menuju partai yang semakin modern.
Sebagai bagian dari strategi politik, Partai Golkar menargetkan mampu meraih sedikitnya 10 kursi DPRD Kabupaten Tulang Bawang pada Pemilu 2029, sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, Kabupaten Tulang Bawang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan pembangunan infrastruktur. Karena itu, Partai Golkar akan terus hadir sebagai mitra pembangunan yang aktif mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Golkar harus menjadi bagian dari solusi. Kader Golkar harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta memberikan manfaat nyata melalui kerja-kerja politik yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.
Sementara itu, pada penutupan Muscam, Aris Pratama Hanan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pimpinan sidang, peserta, serta para senior partai yang telah menyukseskan seluruh rangkaian musyawarah secara demokratis, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan.
Ia mengingatkan bahwa selesainya Muscam bukanlah akhir dari perjuangan organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab baru bagi para pengurus kecamatan yang telah menerima amanah.
“Yang berakhir hari ini hanyalah musyawarahnya. Yang dimulai adalah amanah perjuangannya. Mari kita perkuat organisasi hingga tingkat desa dan TPS, menjaga kekompakan, serta bekerja bersama untuk memenangkan hati rakyat menuju Pemilu Nasional 2029 dan Pemilu Lokal 2030,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Muscam tersebut, Partai Golkar Kabupaten Tulang Bawang optimistis mampu memperkuat mesin organisasi, meningkatkan kualitas kader, serta memperbesar kontribusi partai dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (tri)






