Mukhlis Basri: Persatuan Bangsa Harus Dijaga dengan Keteladanan, Bukan Sekadar Hafalan

EMPAT PILAR JADI BENTENG NKRI

Lampung Selatan – Penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial yang berpotensi menggerus persatuan bangsa. Karena itu, Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Mukhlis Basri mengajak masyarakat menjadikan Empat Pilar MPR RI sebagai pedoman hidup dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pesan tersebut disampaikan Mukhlis saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan Lesty Putri Utami, tokoh partai Darmadi dan Asiono, jajaran Pengurus PAC PDI Perjuangan Jati Agung, pengurus anak ranting, kader partai, serta kalangan Generasi Z.

Dalam paparannya, Mukhlis menegaskan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar materi sosialisasi, melainkan nilai-nilai yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Empat Pilar adalah fondasi yang menyatukan bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam sikap saling menghormati, gotong royong, menjaga persaudaraan, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Nilai kebangsaan harus hidup dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar hafalan,” tegas Mukhlis Basri.

Mantan Bupati Lampung Barat dua periode itu mengatakan tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari persoalan ekonomi, tetapi juga derasnya arus informasi yang kerap memunculkan hoaks, ujaran kebencian, dan upaya memecah belah persatuan.

“Masyarakat harus semakin cerdas menyaring informasi. Jangan mudah terprovokasi isu yang belum tentu benar. Persatuan adalah modal utama untuk membangun Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” ujarnya.

Mukhlis juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat menjadi teladan dalam menjaga kerukunan, memperkuat budaya musyawarah, serta terus merawat semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lampung Selatan, Lesty Putri Utami, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan harus terus dilakukan hingga ke tingkat desa agar masyarakat memiliki daya tahan menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Empat Pilar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau penyelenggara negara, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Semakin kuat pemahaman kebangsaan, semakin kokoh pula persatuan bangsa,” ujar Lesty.

Melalui sosialisasi ini, MPR RI diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi pembangunan bangsa menuju Indonesia yang semakin maju. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *