RSH LAMPUNG SIAP BEROPERASI PENUH

Pembangunan Lanjutan Dimulai Dua Pekan Lagi, Pemprov Incar PAD Baru dari Layanan Kesehatan Hewan

BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat penyelesaian pembangunan lanjutan Rumah Sakit Hewan (RSH) Provinsi Lampung di Jalan Untung Suropati, Labuhan Ratu. Proyek fisik ditargetkan kembali bergulir dalam dua pekan ke depan sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan hewan sekaligus membuka sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meski pembangunan gedung masih berlanjut, pelayanan medis di RSH Lampung telah resmi beroperasi sejak Februari 2026. Berbagai layanan seperti rawat jalan, vaksinasi, sterilisasi, pemeriksaan USG, hingga tindakan operasi sudah dinikmati masyarakat.

Jihan Nurlela mengatakan peninjauan lokasi dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, sarana, dan administrasi proyek sehingga rumah sakit hewan tersebut dapat berfungsi optimal sebagai pusat layanan kesehatan hewan sekaligus penggerak PAD.

“Kami berharap rumah sakit hewan ini menjadi salah satu sumber PAD yang dapat menunjang pembangunan Provinsi Lampung sekaligus menjaga kesehatan hewan dan mencegah penyebaran penyakit zoonosis yang dapat menular kepada manusia,” ujar Jihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengungkapkan pihaknya tengah mengusulkan pemisahan kelembagaan menjadi dua UPTD, yakni UPTD Rumah Sakit Hewan dan Laboratorium Kesehatan Hewan serta UPTD Pengujian dan Pemeriksaan Pakan.

Menurutnya, penguatan laboratorium tersebut akan memungkinkan lima pabrik pakan besar di Lampung melakukan pengujian di daerah sendiri. Apabila laboratorium berhasil memperoleh sertifikasi ISO, layanan itu diyakini akan menciptakan sumber PAD baru sekaligus meningkatkan daya saing sektor peternakan Lampung.

Lili menambahkan, pembangunan lanjutan masih difokuskan pada fasilitas rawat inap. Karena itu, hewan yang selesai menjalani operasi untuk sementara masih harus dibawa pulang oleh pemiliknya dengan pendampingan dan pemantauan daring dari tenaga kesehatan hewan hingga fasilitas rawat inap selesai dibangun. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *