UNBARA BELAJAR KE KAMPUS UNGGUL IIB DARMAJAYA

Teken MoU dan Benchmarking, Dua Perguruan Tinggi Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Bandarlampung – Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Baturaja (Unbara), Selasa (7/7). Selain menandatangani Memorandum of Understanding (MoU), kedua perguruan tinggi juga bertukar pengalaman dalam pengelolaan institusi guna memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Rombongan Universitas Baturaja dipimpin langsung Rektor Lindawati MZ dan disambut Rektor IIB Darmajaya RZ Abdul Aziz bersama jajaran pimpinan kampus.

Rektor Universitas Baturaja, Lindawati MZ, mengatakan kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi antarlembaga, tetapi menjadi kesempatan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan IIB Darmajaya dalam pengembangan institusi.

“Benchmarking menjadi bagian penting bagi perguruan tinggi untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan. Melalui kegiatan ini kami dapat saling berbagi pengalaman dan mengadaptasi berbagai praktik baik sesuai kebutuhan masing-masing institusi,” ujarnya.

Ia berharap penandatanganan MoU menjadi awal lahirnya berbagai program kerja sama yang berkelanjutan, mulai dari pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, Rektor IIB Darmajaya, RZ Abdul Aziz, menegaskan bahwa kolaborasi antarkampus menjadi strategi penting dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan tinggi yang terus berkembang.

“Setiap perguruan tinggi memiliki pengalaman dan keunggulan masing-masing. Karena itu benchmarking bukan sekadar satu pihak belajar dari pihak lain, tetapi menjadi ruang untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman demi meningkatkan kualitas institusi,” katanya.

Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berkembang secara sendiri-sendiri. Sinergi antarlembaga menjadi kekuatan untuk mempercepat inovasi di bidang akademik, penelitian, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap nota kesepahaman yang telah ditandatangani tidak berhenti sebagai dokumen administratif, melainkan segera diwujudkan melalui program nyata di tingkat universitas, fakultas, hingga program studi.

Berbagai peluang kolaborasi yang disiapkan meliputi penelitian dan publikasi bersama, seminar ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Universitas Baturaja dan IIB Darmajaya berkomitmen membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan. Sinergi kedua perguruan tinggi diharapkan mampu meningkatkan mutu pendidikan tinggi sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *