RISET AI LAWAN STUNTING TEMBUS SCOPUS

Doktor Pertama Prodi Sains Data IIB Darmajaya Publikasikan Inovasi Prediksi Stunting, Bukti Kampus Lampung Mampu Bersaing di Panggung Global

BANDAR LAMPUNG – Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali mengukuhkan reputasinya di tingkat internasional. Dosen Program Studi Sains Data, Dr. Nurjoko, berhasil menembus jurnal internasional bereputasi Scopus melalui riset kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang difokuskan untuk mendukung deteksi dini stunting pada balita.

Penelitian berjudul Performance Evaluation of Support Vector Machine (SVM) and XGBoost for Predicting Toddlers’ Stunting Status Based on Anthropometric Data dipublikasikan dalam Journal of Applied Data Sciences (JADS) Vol. 7 No. 2 Mei 2026 yang terindeks Scopus Q2. Riset tersebut membandingkan performa dua algoritma machine learning, yakni Support Vector Machine (SVM) dan XGBoost, dalam memprediksi status stunting berdasarkan data antropometri balita.

Inovasi ini diharapkan mampu membantu pemerintah dan tenaga kesehatan melakukan deteksi dini secara lebih cepat dan akurat sehingga penanganan stunting dapat dilakukan lebih efektif.

Capaian tersebut semakin membanggakan karena Dr. Nurjoko merupakan doktor pertama yang dimiliki Program Studi Sains Data IIB Darmajaya. Fokus riset doktornya juga berkaitan dengan pemanfaatan kecerdasan buatan untuk pemetaan dan deteksi dini risiko stunting berbasis wilayah.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IIB Darmajaya, Dr. Sri Lestari, menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas penelitian dosen IIB Darmajaya semakin diakui di tingkat internasional.

“Publikasi pada jurnal bereputasi Scopus merupakan indikator penting kualitas penelitian dosen sekaligus pengakuan internasional atas kontribusi keilmuan yang dihasilkan. Kami mengapresiasi capaian Dr. Nurjoko yang tidak hanya berhasil menembus jurnal Scopus, tetapi juga menghadirkan penelitian yang relevan dengan salah satu isu strategis nasional, yakni penanganan stunting melalui pendekatan kecerdasan buatan,” ujarnya.

Menurut Sri Lestari, keberhasilan ini memperlihatkan bahwa riset yang dikembangkan perguruan tinggi di Lampung mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan bangsa melalui inovasi teknologi berbasis data.

“Kami terus mendorong budaya riset yang unggul melalui pendampingan publikasi ilmiah, kolaborasi penelitian, dan penguatan rekognisi internasional. Prestasi ini kami harapkan menjadi inspirasi bagi seluruh dosen untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif, berdampak, dan mampu mengharumkan nama IIB Darmajaya di tingkat nasional maupun global,” katanya.

Publikasi tersebut sekaligus mempertegas komitmen IIB Darmajaya sebagai kampus unggul dalam mengembangkan riset berbasis teknologi yang tidak hanya berorientasi pada publikasi internasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan strategis nasional, termasuk percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *