Hadiah Utama Cadre Camp 2026 Diarahkan Jadi Program Berdampak
TULANG BAWANG BARAT – LAZISMU Wilayah Lampung menunjukkan komitmennya memperkuat gerakan kader dan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui hadiah utama senilai Rp5 juta dalam kegiatan Aisyiyah Cadre Camp 2026 yang digelar 7–9 Agustus 2026 di Kompleks PKU Muhammadiyah Tulang Bawang Barat.
Mengusung tema “Kader Bergerak, Kepemimpinan Berdampak”, kegiatan tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas kader, kepemimpinan, kolaborasi serta pengembangan gagasan yang dapat diwujudkan menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.
LAZISMU Wilayah Lampung memberikan paket hadiah utama senilai Rp5 juta kepada peserta/pemenang sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kader sekaligus mendorong lahirnya program yang memiliki manfaat berkelanjutan.
Ketua Panitia Aisyiyah Cadre Camp 2026, Ayunda Sari, mengapresiasi dukungan LAZISMU Wilayah Lampung. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi para kader untuk terus bergerak dan menghadirkan kepemimpinan yang memberikan dampak.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LAZISMU Wilayah Lampung atas dukungan yang diberikan untuk kegiatan Aisyiyah Cadre Camp 2026. Dukungan ini tentu menjadi penyemangat bagi para kader untuk terus bergerak, berkontribusi, dan menghadirkan kepemimpinan yang berdampak,” ujar Ayunda.
Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan LAZISMU Wilayah Lampung, Ir. H. Mursidin Hafdzon Fattah, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya LAZISMU mendorong penyaluran dana Zakat, Infak dan Sedekah (ZISKA) secara produktif, tepat sasaran dan berkelanjutan.
Menurut Mursidin, hadiah Rp5 juta tidak dimaksudkan sekadar menjadi penghargaan kepada pemenang. Dana tersebut diarahkan untuk diwujudkan menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Dukungan ini merupakan salah satu upaya LAZISMU untuk mendorong penyaluran ZISKA yang produktif. Pemenang nantinya wajib menyusun dan menyampaikan proposal program kepada LAZISMU sesuai dengan nominal hadiah sebesar Rp5 juta. Proposal tersebut akan menjadi dasar untuk merealisasikan dana ke dalam bentuk program yang konkret dan memberikan manfaat,” jelas Mursidin.
Pemenang juga diwajibkan menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) atas penggunaan dana program. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZISKA.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa LAZISMU tidak hanya memberikan dukungan terhadap kegiatan kader, tetapi juga mendorong agar setiap dukungan dapat berkembang menjadi program sosial yang terukur dan memberikan manfaat langsung.
Melalui dukungan tersebut, LAZISMU Wilayah Lampung berharap hadiah utama Aisyiyah Cadre Camp 2026 tidak berhenti sebagai apresiasi semata. Dana tersebut diharapkan menjadi modal awal lahirnya program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi LAZISMU dengan elemen Persyarikatan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam membangun gerakan sosial yang berkelanjutan.
Aisyiyah Cadre Camp 2026 sendiri diharapkan menjadi ruang bagi para kader untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun jejaring kolaborasi serta melahirkan gagasan baru yang mampu memberikan kontribusi bagi persyarikatan dan masyarakat.
Dengan dukungan LAZISMU, semangat “Kader Bergerak, Kepemimpinan Berdampak” diharapkan tidak berhenti di arena pelatihan. Gagasan yang lahir dari kegiatan tersebut dituntut untuk diterjemahkan menjadi aksi nyata dan program yang memberi manfaat luas. (Rls)






