Taklukkan 3 Mil Lautan, Perenang Lampung–jakarta Kibarkan Semangat Merdeka

HUT ke-81 RI, Ratusan Perenang Tempuh Pantai Ketapang–Pulau Kelagian Selama Dua Jam

PESAWARAN — Kobaran semangat kemerdekaan membawa ratusan pencinta olahraga renang laut dari Lampung dan Jakarta menaklukkan tantangan alam di perairan Kabupaten Pesawaran, Senin (17/8/2026).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, komunitas Open Water Swimming (OWS) Lampung berkolaborasi dengan Jakarta Open Water Swimming (JOWS) menggelar aksi renang lintas laut dari Pantai Ketapang menuju Pulau Kelagian.

Para perenang harus menempuh jarak sekitar 3 mil laut atau kurang lebih 5,5 kilometer. Setelah mengarungi laut selama sekitar dua jam, para peserta akhirnya berhasil mencapai garis finis di Pulau Kelagian.

Rasa lelah yang mengiringi perjalanan seketika berubah menjadi kebanggaan ketika satu per satu perenang berhasil menyentuh garis finis.

Aksi tersebut dipimpin Ketua OWS Lampung Napoli bersama Ketua OWS Jakarta Ibnu Hadi, yang diketahui merupakan mantan Duta Besar RI untuk Vietnam periode 2016–2020.

Faktor keselamatan menjadi perhatian utama karena lintasan yang ditempuh merupakan kawasan laut terbuka dengan jarak cukup jauh.

Panitia menyiagakan sedikitnya tujuh perahu motor pendamping yang disebar secara taktis untuk mengawal para peserta sepanjang lintasan.

Perahu pertama dikoordinatori Puguh dengan mengawal 15 peserta. Perahu kedua dipimpin Haong, perahu ketiga Khairul, perahu keempat Ido, sedangkan perahu kelima dikoordinatori Aris Inayat Husin.

Perahu keenam berada di bawah koordinasi Abi Ibnu. Sementara perahu ketujuh diisi khusus tim pendukung dari Jakarta Open Water Swimming.

Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan pergerakan peserta tetap terpantau sekaligus memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Ratusan perenang dibagi dalam tiga gelombang untuk menempuh lintasan menuju Pulau Kelagian.

Gelombang pertama diisi rombongan perenang tangguh dari Jakarta yang tergabung dalam JOWS. Kelompok ini menjadi rombongan pertama yang berhasil menjejakkan kaki di Pulau Kelagian.

Gelombang kedua diisi perenang lokal Lampung yang telah terbiasa berlatih dan mengasah kemampuan fisik di kawasan Pantai Mutun.

Sementara gelombang ketiga menjadi rombongan penutup yang terdiri dari perenang kawasan Kunyit. Dengan ritme kayuhan yang konsisten, kelompok tersebut akhirnya berhasil mencapai pantai tujuan.

Meski menguras tenaga, suasana sepanjang perjalanan justru dipenuhi keceriaan. Di tengah perairan yang jernih, para peserta beberapa kali berhenti sejenak untuk mengabadikan momen melalui foto dan video bersama.

Bagi para peserta, aksi renang lintas laut tersebut bukan sekadar uji ketahanan fisik atau keberanian menaklukkan laut terbuka.

Lebih dari itu, kegiatan menjadi ajang silaturahmi dan mempererat persaudaraan antara komunitas perenang lintas provinsi.

Semangat kemerdekaan pun terasa kuat ketika para perenang akhirnya berkumpul di Pulau Kelagian setelah menempuh perjalanan panjang.

Dengan senyum dan rasa bangga, seluruh peserta menutup petualangan tersebut. Laut Pesawaran menjadi saksi bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan melalui olahraga, kebersamaan dan keberanian menaklukkan tantangan alam secara bersama-sama. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *