GEGANA BRIMOB SAPU BANDAR LAMPUNG

Patroli Skala Besar Persempit Ruang Gerak Pelaku C3 dan Kriminal Bersenjata

BANDAR LAMPUNG — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Bandar Lampung terus diperkuat. Satuan Brimob Polda Lampung menurunkan personel Komposit Detasemen Gegana untuk menggelar patroli Quick Response (QR) skala besar pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 21–22 Agustus 2026.

Patroli gabungan tersebut menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminalitas, terutama pada jam-jam malam. Kegiatan melibatkan unsur Samapta, Reskrim, dan Intelijen Polda Lampung bersama Polrestabes Bandar Lampung.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut direktif Dansat Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso, sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) serta antisipasi kriminalitas bersenjata.

Fokus patroli diarahkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) yang berpotensi memanfaatkan situasi malam hari.

Patroli dimulai sekitar pukul 22.00 WIB di bawah pimpinan Ipda Parulian Turnip. Dengan perlengkapan organik satuan, personel menyisir sejumlah kawasan strategis dan permukiman yang memiliki tingkat kerawanan tinggi di wilayah Bandar Lampung.

HADIR DI JAM RAWAN

Dansat Brimob Polda Lampung KBP Yustanto Mujiharso mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk kehadiran aparat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.

«“Patroli rutin ini adalah wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan, untuk memastikan situasi tetap aman dan damai,” ungkap Yustanto.»

Ia menegaskan, personel di lapangan diarahkan untuk bertindak tegas terhadap setiap potensi gangguan keamanan, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Patroli gabungan skala besar ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi munculnya gangguan Kamtibmas sebelum berkembang menjadi tindak pidana.

TEKAN KRIMINALITAS

Satuan Brimob Polda Lampung berharap peningkatan patroli dan kehadiran personel di lapangan dapat menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan yang masuk kategori C3.

Selain mengandalkan aparat, kepolisian juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif dan memberikan rasa aman bagi warga, terutama saat aktivitas masyarakat mulai berkurang pada malam hingga dini hari.

Patroli pun akan terus menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk memastikan ruang publik dan kawasan permukiman di Bandar Lampung tetap aman dan kondusif. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *