HARI PRAMUKA KE-65, TANGGAMUS NAPAK TILAS SEJARAH PWN II 1971

Bumi Perkemahan Gisting Jadi Saksi Sejarah, Penghargaan Pramuka hingga Aksi Sosial Warnai Peringatan

TANGGAMUS — Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Tanggamus berlangsung khidmat di Bumi Perkemahan Pramuka Gisting, Kabupaten Tanggamus, Sabtu (22/8/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum istimewa karena digelar di lokasi yang memiliki nilai sejarah bagi Gerakan Pramuka di Tanggamus. Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Lampung, Kak Jihan Nurlela, diwakili Wakil Ketua II Kwarda Lampung, Kak Abdullah RM, turut menghadiri rangkaian kegiatan.

Wakil Bupati Tanggamus sekaligus Ketua Kwarcab Tanggamus, Kak Agus Suranto, bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tanggamus, Kak Saleh Asnawi, disampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kwarcab Tanggamus yang dinilai terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah.

NAPAK TILAS PWN II 1971

Ada alasan khusus Bumi Perkemahan Gisting dipilih sebagai lokasi upacara. Bagi Gerakan Pramuka Tanggamus, tempat tersebut menyimpan catatan sejarah penting.

Kak Agus Suranto mengatakan, lokasi itu pernah menjadi tempat pelaksanaan Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) II pada 1971.

“Pemilihan lokasi ini menjadi penanda sekaligus pengingat bahwa di tempat inilah Perkemahan Wirakarya Nasional II Tahun 1971 pernah dilaksanakan,” ujarnya.

PWN II menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan sejarah Gerakan Pramuka di Tanggamus. Kegiatan nasional tersebut bahkan turut dihadiri langsung Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka saat itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Karena itu, pelaksanaan Hari Pramuka ke-65 di tempat tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenang sejarah sekaligus meneguhkan kembali semangat pengabdian anggota Pramuka.

PENGHARGAAN UNTUK PENGABDIAN

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Tanggamus juga diwarnai dengan penyematan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka kepada sejumlah penerima.

Penghargaan yang diberikan meliputi Lencana Melati, Lencana Dharma Bakti, dan Lencana Pancawarsa.

Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi para anggota dalam mengembangkan Gerakan Pramuka.

PRAMUKA HADIR UNTUK MASYARAKAT

Semangat Hari Pramuka tidak berhenti pada upacara dan penghargaan. Jajaran Kwarcab Tanggamus juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bingkisan sembako kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kegiatan.

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65 sekaligus menegaskan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berorientasi pada kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, tetapi juga hadir dalam kehidupan sosial masyarakat.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Tanggamus akhirnya menjadi perpaduan antara sejarah, penghargaan, pengabdian dan kepedulian sosial.

Dari Bumi Perkemahan Gisting, semangat yang diwariskan sejak PWN II 1971 kembali diteguhkan: Pramuka bukan sekadar seragam dan kegiatan perkemahan, tetapi gerakan yang terus didorong untuk memberi manfaat bagi masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *