LPS Bidik Pelajar dan Mahasiswa, Lampung Financial Festival Digelar Gratis
BANDAR LAMPUNG — Tingkat literasi pkeuangan masyarakat Lampung masih belum berada di bawah rata-rata nasional. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memilih Provinsi Lampung sebagai lokasi penyelenggaraan Lampung Financial Festival 2026, yang digelar 5–6 September 2026 di Novotel Bandar Lampung.
Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, mengatakan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK), indeks literasi keuangan nasional mencapai 69,57 persen. Sementara itu, tingkat pengetahuan masyarakat Lampung mengenai LPS tercatat sekitar 50,31 persen.
“Angka literasi keuangan Lampung ini tergolong cukup baik, meskipun posisinya masih sedikit berada di bawah rata-rata nasional terbaru, yaitu 69,57 persen,” kata Anggito dalam konferensi pers di Novotel Lampung, Jumat (4/9/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih diperlukan penguatan edukasi keuangan di Lampung. LPS secara khusus membidik kelompok pelajar dan mahasiswa karena mereka merupakan generasi yang mulai menggunakan rekening dan berinteraksi dengan berbagai layanan keuangan.
“Sasaran kami siswa dan mahasiswa, karena mereka para pengguna rekening awal. Ini target kami,” ujar Anggito.
Ia menegaskan, pemahaman masyarakat mengenai lembaga keuangan tidak cukup hanya mengetahui produk perbankan. Masyarakat juga perlu memahami bagaimana sistem keuangan bekerja, termasuk fungsi LPS dalam menjaga kepercayaan terhadap perbankan.
Anggito mengatakan, angka masyarakat yang mengetahui secara spesifik tentang LPS di Lampung yang masih berada di kisaran 50,31 persen menjadi perhatian tersendiri.
“Artinya Lampung masih di bawah rerata nasional. Ini yang menjadi alasan kenapa Lampung jadi lokasi Lampung Financial Festival,” katanya.
Edukasi Dikemas Entertainment
Sementara itu, Chairman Transmedia, Chairul Tandjung, mengatakan Lampung Financial Festival dirancang bukan sekadar sebagai kegiatan hiburan, melainkan sarana edukasi yang dikemas dengan pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Acara ini bisa memberi manfaat untuk masyarakat Lampung,” kata Chairul Tandjung.
Menurutnya, Lampung memiliki jumlah penduduk terbesar kedua di Pulau Sumatra setelah Sumatra Utara. Besarnya potensi masyarakat tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Tujuan acara memberikan edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan, untuk meningkatkan literasi keuangan Provinsi Lampung,” ujarnya.
Karena itu, Transmedia bersama LPS mengemas edukasi keuangan dalam format Lampung Financial Festival, yang memadukan diskusi, kelas edukasi, inspirasi kewirausahaan, serta hiburan.
Pada hari pertama, masyarakat akan mendapatkan inspirasi dari Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mengenai perjalanan seorang artis menjadi pengusaha. Sementara pada hari berikutnya, Giring Ganesha akan berbagi pengalaman dan perspektif mengenai anak muda yang terjun ke dunia kewirausahaan.
“Semuanya nanti akan memberikan edukasi tentang literasi keuangan. Selain knowledge, kita juga adakan hiburan,” kata Chairul.
Sejumlah musisi dan pengisi acara juga dijadwalkan tampil, antara lain Charly Setia Band, band lokal, King Nassar, serta sejumlah bintang tamu lainnya.
Chairul menegaskan seluruh rangkaian acara dapat diikuti masyarakat secara gratis.
“Kalau di Lampung nggak usah antre, tinggal masuk saja. Semua gratis,” tegasnya.
Sudah 2.000 Lebih Pendaftar
Pihak penyelenggara memastikan antusiasme masyarakat Lampung cukup tinggi. Hingga Jumat (4/9/2026), tercatat lebih dari 2.000 orang telah melakukan pendaftaran.
Perwakilan penyelenggara, Wahyu, mengatakan masyarakat yang telah mendaftarkan diri dapat langsung mengikuti kegiatan. Namun, bagi masyarakat yang belum melakukan pendaftaran, tetap tersedia kesempatan untuk mendaftar di lokasi acara.
Lampung Financial Festival 2026 merupakan kolaborasi LPS dan Transmedia yang mengusung misi memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Selain menghadirkan tokoh publik, kegiatan juga diisi Business Talks & Policy Dialogue, Educational Class, Inspirational Talks, serta konser musik.
Sejumlah pemangku kebijakan, regulator dan pimpinan perbankan nasional dijadwalkan terlibat dalam rangkaian diskusi, termasuk dari BRI, Mandiri, BNI, BSI dan BTN.
Dengan perpaduan edukasi dan hiburan tersebut, Lampung diharapkan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan festival, tetapi juga mendapatkan dampak nyata berupa meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan dan sistem perbankan.
“Lampung mendapat kehormatan dan kebahagiaan,” ujar Chairul Tandjung. (*).






