Enam Atlet PWI Lampung Uji Kekuatan

Turun di Gubernur Lampung Badminton Open, Bidik Porwanas 2027

Bandarlampung — Persiapan kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 mulai digenjot. Enam atlet bulutangkis yang diproyeksikan memperkuat Lampung turun dalam Gubernur Lampung Badminton Open 2026 di Ryuga Badminton Hall, Minggu (27/9/2026).

Bukan sekadar memburu kemenangan, keikutsertaan enam atlet tersebut menjadi bagian dari proses seleksi, uji tanding, dan pemetaan kekuatan tim bulutangkis PWI Lampung. Ajang ini dimanfaatkan untuk menguji kemampuan individu, kekompakan pasangan, stamina hingga mental bertanding.

Manajer Tim Bulutangkis PWI Lampung, Aswarodi, mengatakan Gubernur Lampung Badminton Open menjadi momentum tepat untuk mengukur kesiapan atlet yang diproyeksikan masuk tim Porwanas.

“Ajang Gubernur Lampung Badminton Open ini kita jadikan sebagai ajang trial atau uji coba untuk teman-teman PWI dari tim Porwanas,” kata Aswarodi.

Enam atlet tersebut dibagi menjadi tiga pasangan. Edwin/Aldo dan Agung/Halim turun pada nomor ganda bebas putra. Sementara Fiter/Rudy tampil pada nomor ganda veteran putra.

Sektor veteran menjadi perhatian khusus dalam persiapan PWI Lampung. Pasangan Fiter/Rudy diturunkan untuk mengukur kemampuan sekaligus mematangkan sektor yang diproyeksikan menjadi salah satu andalan Lampung pada Porwanas 2027.

“Untuk event Porwanas 2027 nanti, kita memang sangat mengandalkan sektor veteran. Makanya, kita mendaftarkan tim di sektor veteran pada ajang ini,” ujar Aswarodi.

Menurutnya, format Gubernur Lampung Badminton Open yang terbuka memberikan pengalaman berbeda bagi atlet PWI. Para pemain tidak hanya berhadapan dengan sesama wartawan, tetapi juga menghadapi pasangan dari berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan.

Situasi tersebut menjadi kesempatan bagi tim untuk mengukur teknik permainan, daya tahan fisik, komunikasi pasangan serta kemampuan mengelola tekanan dalam pertandingan.

“Ini adalah ajang yang sangat pas bagi tim Porwanas Provinsi Lampung untuk melakukan uji tanding dan pemanasan sebelum benar-benar bertanding di event Porwanas,” katanya.

PWI Lampung tidak menjadikan Gubernur Lampung Badminton Open sebagai satu-satunya agenda persiapan. Sejumlah pertandingan uji tanding lainnya masih akan diburu untuk memberikan jam terbang sekaligus mematangkan komposisi tim menuju Porwanas 2027.

Evaluasi dari setiap pertandingan akan menjadi bagian dari proses pembentukan tim. Dengan semakin banyak menghadapi lawan dan karakter permainan berbeda, atlet diharapkan memiliki pengalaman yang lebih matang ketika memasuki persaingan nasional.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga di daerah.

Menurutnya, pertandingan tidak hanya menjadi arena persaingan, tetapi juga membuka ruang bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan menemukan talenta-talenta baru.

“Dari lapangan ini bisa lahir mimpi-mimpi yang besar, talenta-talenta baru, juara-juara baru, dan atlet-atlet hebat Lampung,” ujar Mirzani.

Gubernur Lampung Badminton Open 2026 berlangsung di Ryuga Badminton Hall dan diikuti 665 peserta. Mereka berkompetisi dalam 15 kategori, mulai kelompok SD, SMP, SMA, kategori open hingga veteran.

Bagi PWI Lampung, pertandingan tersebut menjadi salah satu pijakan awal untuk memastikan persiapan tim bulutangkis berjalan terukur sebelum tampil membawa nama Lampung pada Porwanas 2027. (*).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *