Tubaba– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan. Hal tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Wisuda Sekolah Lansia Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan Tumijajar Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Rabu (9/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Tulang Bawang Barat diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Untung Budiono, S.Sos., M.H., yang hadir sekaligus memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program Sekolah Lansia sebagai salah satu upaya membangun lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif.

Kegiatan wisuda tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Tubaba, Wahyudi Alamsyah, S.KM., M.M., selaku panitia pelaksana, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tubaba, Novianti Novriwan serta Camat Tumijajar dan Camat Tulang Bawang Tengah.

Dalam laporannya, Wahyudi Alamsyah menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan ruang pembelajaran dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia. Tahun ini, sebanyak 25 wisudawati dari Sekolah Lansia Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan Kecamatan Tumijajar mengikuti prosesi wisuda.

Sekolah Lansia tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tetapi juga menjadi wadah bagi para lansia untuk memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, kehidupan sosial, kemandirian, serta berbagai aspek yang mendukung peningkatan kualitas hidup di masa lanjut usia.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya terhadap keberadaan Sekolah Lansia di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, keberadaan Sekolah Lansia merupakan langkah positif dalam membangun paradigma bahwa lanjut usia bukan kelompok masyarakat yang harus dipandang pasif, melainkan tetap memiliki potensi untuk berperan aktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, sehingga Sekolah Lansia dapat menjadi ruang untuk meningkatkan pengetahuan, kesehatan, kemandirian, dan kebahagiaan para lanjut usia.

Pemerintah Kabupaten Tubaba melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Untung Budiono, menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga harus memberikan perhatian terhadap pembangunan manusia pada seluruh kelompok usia.

“Sekolah Lansia menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat lanjut usia. Kita ingin para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan memiliki ruang untuk terus belajar serta berkontribusi di tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program Sekolah Lansia membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, TP PKK, tenaga kesehatan, pemerintah tiyuh, keluarga, serta masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan program Sekolah Lansia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Prosesi wisuda 25 peserta menjadi momentum penting sekaligus bentuk apresiasi atas semangat para lansia yang telah mengikuti proses pembelajaran. Pemerintah daerah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program serupa di wilayah lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda para peserta Sekolah Lansia Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan Tumijajar Tahun 2026 dalam suasana penuh kebersamaan dan kebahagiaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *