Hj. Saodah Binti Ahmad Sinwani Wafat di Bandar Lampung, Dimakamkan di Kotabaru
BANDAR LAMPUNG — Kabar duka menyelimuti keluarga besar H. Mukhlis Basri. Ibunda tercinta sekaligus ibu mertua Mukhlis Basri, Hj. Saodah binti Ahmad Sinwani, berpulang ke Rahmatullah pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Almarhumah mengembuskan napas terakhir di kediaman keluarga di Perum Korpri Blok A12 Nomor 10, Korpri Raya, Bandar Lampung.
Kabar kepergian Hj. Saodah segera menyebar di tengah keluarga, sahabat, kolega, serta kerabat Mukhlis Basri. Ucapan belasungkawa dan doa pun mengalir, menjadi bentuk penghormatan sekaligus penguatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sejumlah tokoh dan kerabat menyampaikan doa agar almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa yang disampaikan umumnya memohon agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima, dosa-dosanya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan.
Salah satu ucapan duka disampaikan Bustami Zainudin bersama keluarga. Ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Hj. Saodah yang disebutnya sebagai ibunda dan ibu mertua Mukhlis Basri.
“Turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Ibunda Hj. Saodah binti Ahmad Sinwani, ibu mertua Kanda MB,” demikian pesan belasungkawa Bustami Zainudin.
Doa juga dipanjatkan agar almarhumah mendapat husnul khatimah, diampuni segala dosa, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Ucapan senada datang dari berbagai kalangan. Dari Lampung hingga luar daerah, sejumlah kerabat menyampaikan belasungkawa dan doa melalui pesan yang diterima keluarga.
Bagi keluarga, kepergian Hj. Saodah tentu meninggalkan duka mendalam. Namun, di tengah suasana kehilangan tersebut, doa menjadi pengikat harapan agar almarhumah mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT.
DIMAKAMKAN HARI INI
Setelah disemayamkan di kediaman keluarga, almarhumah Hj. Saodah binti Ahmad Sinwani dijadwalkan dimakamkan pada Selasa (29/9/2026) di Pemakaman Umum Kotabaru, Jalan Dr. Harun 2, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.
Kabar pemakaman tersebut disampaikan Andri, ajudan Mukhlis Basri, tidak lama setelah berita wafatnya almarhumah beredar.
Suasana duka semakin terasa ketika sejumlah kerabat menyampaikan doa dan mengenang kepergian almarhumah. Pesan-pesan yang masuk tidak hanya datang dari lingkungan keluarga, tetapi juga sahabat dan kolega Mukhlis Basri.
Di tengah derasnya ucapan belasungkawa, Mukhlis Basri bersama keluarga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, perhatian dan dukungan.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh anggota grup, mohon maaf tidak bisa kami sebutkan satu per satu atas doa, ucapan belasungkawa, perhatian, dan dukungan meninggalnya Ibunda kami tercinta Hj. Saodah binti Ahmad Sinwani,” tulis Mukhlis Basri dalam pesan yang disampaikan Selasa pagi.
Ia juga memanjatkan harapan agar seluruh doa yang disampaikan untuk almarhumah mendapat ijabah dari Allah SWT.
“Insya Allah doa kita akan diijabah Allah SWT. Aamiin YRA. Semoga Allah Tuhan Yang Maha Esa akan membalas kebaikan Bapak/Ibu semuanya,” ujarnya.
Kepergian Hj. Saodah meninggalkan duka bagi keluarga. Namun, rangkaian doa dan belasungkawa yang mengalir menjadi tanda bahwa kepergian seseorang tidak hanya meninggalkan kenangan bagi keluarga, tetapi juga menghadirkan ruang bagi banyak orang untuk mengirimkan doa terbaik.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Allahummaghfirlaha warhamha wa’afiha wa’fu’anha.
Semoga almarhumah Hj. Saodah binti Ahmad Sinwani mendapat husnul khatimah dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Al-Fatihah. (*).






