Dua Doktor IIB Darmajaya Terbitkan Buku Supply Chain Management

Supriyadi dan Andi Desfiandi Ungkap Strategi Mengelola Rantai Pasok untuk Perkuat Daya Saing Bisnis Modern

Bandarlampung — Pengelolaan rantai pasok atau Supply Chain Management (SCM) menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya, dan memperkuat daya saing bisnis modern. Pentingnya strategi tersebut dibahas dua dosen Magister Manajemen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Dr. Ir. Supriyadi, M.M., dan Dr. H. Andi Desfiandi, S.E., M.A., melalui buku ajar *Supply Chain Management*.

Buku yang diterbitkan CV Anugrah Utama Raharja ini hadir sebagai referensi bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan pelaku usaha untuk memahami pengelolaan rantai pasok secara terintegrasi, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, penyimpanan, hingga distribusi produk kepada konsumen.

Dosen Magister Manajemen IIB Darmajaya, Dr. Ir. Supriyadi, M.M., mengatakan penguasaan SCM menjadi kebutuhan penting bagi organisasi yang ingin meningkatkan kinerja sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis.

“Supply Chain Management tidak hanya berkaitan dengan proses pengiriman barang dari produsen kepada konsumen, tetapi juga mencakup bagaimana seluruh aktivitas dalam rantai pasok dikelola secara terintegrasi agar berjalan efektif dan efisien,” kata Supriyadi, Selasa (20/10/2026).

Menurut dia, koordinasi yang baik antara pemasok, produsen, distributor, dan pelanggan menjadi faktor penting dalam memastikan perusahaan mampu memenuhi kebutuhan pasar.

Perkembangan teknologi serta perubahan perilaku konsumen juga menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi. Pemanfaatan informasi yang akurat, perencanaan kebutuhan yang tepat, dan pengendalian persediaan yang efektif dinilai dapat membantu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Perusahaan perlu membangun sistem rantai pasok yang responsif, terukur, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan bisnis. Dengan demikian, risiko keterlambatan, pemborosan, dan ketidakseimbangan persediaan dapat diminimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, dosen Magister Manajemen IIB Darmajaya, Dr. H. Andi Desfiandi, S.E., M.A., menyoroti pentingnya pengembangan pengetahuan dan wawasan manajerial dalam menghadapi dinamika dunia usaha.

Menurut Andi Desfiandi yang juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, pemahaman terhadap manajemen rantai pasok membantu pelaku usaha melihat proses bisnis secara menyeluruh, mengambil keputusan secara tepat, dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan.

“Pemahaman terhadap manajemen rantai pasok dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda dan para pelaku usaha untuk melihat proses bisnis secara menyeluruh, mengambil keputusan secara tepat, serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi sumber referensi yang bermanfaat bagi kalangan akademisi maupun praktisi untuk memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, dan mendorong penerapan SCM secara lebih efektif di berbagai sektor usaha.

Buku Supply Chain Management memuat 352 halaman, berukuran B5, dengan ISBN 978-623-211-584-2. Materinya membahas keterkaitan pemasok, proses produksi, logistik, distribusi, dan kebutuhan pelanggan sebagai bagian dari sistem bisnis yang terpadu.

Kehadiran buku ini diharapkan memperkaya literatur manajemen sekaligus mendukung proses pembelajaran mengenai strategi pengelolaan rantai pasok di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis.

Melalui karya tersebut, Supriyadi dan Andi Desfiandi menekankan pentingnya pemahaman manajemen rantai pasok sebagai bekal untuk membangun organisasi yang efisien, adaptif, dan mampu bersaing secara berkelanjutan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *