koraneditor.co, Lampung Barat
Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menegaskan bahwa disiplin dan kolaborasi adalah kunci utama dalam menyukseskan berbagai program unggulan yang akan direalisasikan di Bumi Sekala Bekhak. Hal ini ia sampaikan saat memimpin rapat koordinasi dan pembekalan bersama seluruh peratin (kepala desa) se-Lampung Barat di Lamban Pancasila, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (5/3/2025).
Namun, dari 136 desa dan kelurahan yang diundang, tercatat ada 29 kepala desa yang absen. Menanggapi hal ini, Parosil dengan tegas meminta agar mereka dicatat untuk bahan evaluasi ke depan.
“Perubahan harus dimulai dari diri kita sendiri. Jika kita tidak mau melakukan lompatan besar, kita tidak akan berubah. Kunci perubahan adalah disiplin!” ujar Parosil dengan nada penuh semangat.
Parosil menekankan bahwa seorang pemimpin harus konsisten antara ucapan dan tindakan. Ia bahkan mengancam akan memangkas Anggaran Dana Pekon (ADP) bagi peratin yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya.
“Jangan salahkan kalau ada pemotongan ADP jika tidak disiplin. Itu uang rakyat dari APBD, sehingga penggunaannya harus penuh tanggung jawab. Minimal, kantor harus buka dan melayani masyarakat sampai jam 1 siang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Parosil mengungkapkan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan peratin sangat penting demi keberhasilan program-program strategis, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, hilirisasi, serta swasembada energi terbarukan. Namun, ia menyayangkan adanya laporan bahwa beberapa peratin sulit dihubungi.
“Kadang lebih sulit menghubungi peratin daripada gubernur atau bupati. Harapan saya, minimal HP aktif 24 jam. Jika ada bencana atau keadaan darurat, siapa yang mau bertanggung jawab jika tidak bisa dihubungi?” kritiknya tajam.
Parosil juga meminta para peratin melakukan pemetaan terhadap potensi desa masing-masing untuk mendukung program ketahanan pangan, khususnya produksi padi. Pemerintah daerah, menurutnya, tengah melakukan efisiensi anggaran agar program swasembada pangan bisa berjalan optimal.
Dengan penuh optimisme, Parosil menutup arahannya dengan mengajak seluruh peratin dan jajaran untuk bersinergi dalam membangun Lampung Barat yang lebih maju.
“Jika kita bersatu, berdisiplin, dan berkomunikasi dengan baik, saya yakin program-program unggulan ini akan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Ton/Abizar)






