Lampung Timur – Prihatin atas kasus yang menimpa Pipi Dwi Lestari, gadis bisu tuli yang mengalami kekerasan karena dituduh curi beberapa ekor ikan di kolam tetangga, hingga dirawat di rumah sakit selama dua hari, LSM Genta Lampung Timur melakukan open donasi, Rabu ( 2/7/2025)
Kepada wartawan, ketua LSM Genta Lampung Timur, Fauzi Ahmad, S.H saat memberikan hasil open donasi kepada Pipi dan keluarganya hari ini, Kamis (3/07/2025), mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi bahwa telah terjadi kekerasan terhadap gadis penyandang tunarungu dan tunawicara asal Desa Mandala Sari Kecamatan Mataram Baru karena dituduh mencuri beberapa ekor ikan dikolam tetangganya beberapa waktu yang lalu.
” Kami dari LSM Genta Lampung Timur, membuka open donasi, untuk saudara kita yang mempunyai kekurangan yakni tunawicara dan tunarungu yang dituduh mencuri ikan di kolam tetangganya, hingga harus mendapatkan kekerasan fisik dan mengalami luka dibagian samping perut beberapa waktu yang lalu” ujarnya.
” Kami merasa sangat prihatin mendengar informasi tersebut, dan Alhamdulillah dari open donasi yang kami lakukan kemarin ( 2/07/2025 red) di Pemda Lampung Timur, mendapatkan respon yang sangat positif dari berbagai pihak yang kami temui, sehingga hari ini, kamis 3 Juli 2025 kami bisa menyampaikan hasil donasi para dermawan kepada Pipi Dwi Lestari dan keluarganya”
” Dan hari ini juga kami mendengar secara langsung keterangan Pipi Dwi Lestari dengan bahasa isyarat yang diterjemahkan oleh keluarganya, dan keterangan keluarga Pipi Dwi Lestari yaitu kakak ipar dan pamannya. ” tambah nya
” Dari keterangan mereka, kami dari LSM GENTA dan kawan kawan wartawan yang hadir menyerahkan donasi pada hari ini, meminta agar Polres Lampung Timur bisa menindak lanjuti laporan dugaan pemukulan terhadap Pipi Dwi Lestari yang memang telah dilaporkan pihak keluarga ke Polres Lampung Timur, dan kami berkomitmen untuk mengawal kasus ini, sehingga Pipi dan keluarganya mendapatkan keadilan ” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Paman Pipi Dwi Lestari, Tri Kusmanto mengucapkan rasa terimakasinya kepada semua pihak yang telah memberikan donasi dan perhatian atas peristiwa yang menimpa keponakannya
” Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, yang telah memberikan bantuan dan perhatian atas peristiwa yang menimpa keponakan kami ini” ujarnya berkaca kaca
” Keponakan kami ini punya keterbatasan, tidak bisa bicara dan tidak bisa mendengar, dia yatim dari kecil, tidak sekolah, tidak bisa baca tulis, sekarang ibunya juga sudah meninggal, sehingga tidak ada lagi yang tinggal bersamanya”
” Selama ini dia bekerja, walaupun dia perempuan dia bekerja menjadi kuli panggul padi dan kuli panggul apa saja, tapi semenjak dia mengalami kekerasan, dia belum bisa lagi bekerja, karena menurutnya bekas luka bagian bagian samping perut nya berasa nyeri”
” Untuk itu, kami mengharapkan keadilan buat keponakan kami ini” tambah nya.
Dari list nama nama yang tercatat sebagai pemberi donasi kepada Pipi Dwi Lestari yakni,: Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Timur, Ketua DPRD Lampung Timur, Semua Wakil Ketua DPRD Lampung Timur, Anggota DPRD Lampung Timur, Basuki Ahmad ( anggota DPRD Lampung) , PLT Sekda Lampung Timur, Asisten 3 Lamtim, Kepala Kesbangpol Lamtim, Kepala PTSP Lamtim, Kadis Infokom Lamtim, Kadis Pendidikan Lamtim, Sekertaris Inspektorat Lamtim, Ketua Bawaslu Lamtim, Kabid di Dinas Infokom Lamtim, ASN di lingkungan Pemda Lamtim, Kepala Sekolah SMPN 2 Sukadana. ( MA)






