Lampung Utara.koraneditor.co
-Memasuki tahun ajaran baru, Bunda PAUD Kabupaten Lampung Utara, drg. Meri Farida Hamartoni, melakukan kunjungan langsung ke dua satuan pendidikan anak usia dini, yakni TK Islam Ibnu Rusyd dan TK IT Insan Robbani, Senin (14/07/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam mendukung kebijakan nasional melalui Gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan, Program Merdeka Belajar, serta penguatan PAUD Holistik Integratif yang menjadi fokus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Dalam kunjungannya, Bunda PAUD didampingi oleh Wakil Ketua TP-PKK Lampung Utara, Bety Viviyanti Romli, S.Pd, yang juga merupakan tenaga pendidik. Keduanya disambut hangat oleh para guru, orang tua, dan anak-anak yang dengan semangat menjalani hari pertama sekolah.
“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak. Momentum hari pertama masuk sekolah adalah saat yang sangat penting untuk mendampingi mereka beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru,” ujar drg. Meri Farida Hamartoni.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya menciptakan suasana yang ramah anak, tanpa tekanan calistung (membaca, menulis, dan berhitung), sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendukung masa transisi yang menyenangkan dari PAUD ke SD.
Sementara itu, Bety Viviyanti Romli, S.Pd, menggarisbawahi peran strategis kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam membangun generasi yang berakhlak dan cerdas. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kesiapan dan inovasi yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam menyambut peserta didik.
“Semoga dunia pendidikan di Lampura bisa mencetak generasi penerus bangsa yang hebat dan kuat,” kata dia.
Di tempat yang sama, Kabid Paud Diknas Lampura, Yeni Sulistina menyampaikan bahwa pendidikan di usia dini sangat penting untuk membentuk karakter anak dan mengajarkan mereka untuk mandiri. Selain itu peran penting orang tua sangat dibutuhkan dalam memberikan motivasi kepada anak agar giat belajar bukan hanya disekolah melainkan dirumah.
“Sekolah diusia memberikan banyak fasilitas belajar, bermain dan juga mengajarkan kepada ada agar bis saling berinteraksi. Mudah mudahan kedepan sekolah kita bisa terus mencetak generasi penerus yang mempuni, “tuturnya.
(**)






