Menguat Mukhlis Ketua PDIP

// Tiga Kader PDIP Lampung Kembali Dipanggil DPP //

Bandar Lampung — Dinamika politik internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Provinsi Lampung mulai menghangat menjelang agenda Konferensi Daerah (Konferda) yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat ini.

Nama Drs. Mukhlis Basri, M.M., politisi senior PDIP yang juga mantan Bupati Lampung Barat dua periode, kini mencuat sebagai calon kuat Ketua DPD PDIP Lampung menggantikan kepemimpinan sebelumnya, Sudin.

Sejumlah kader dan struktur partai di tingkat DPC kabupaten/kota dikabarkan memberikan dukungan moral kepada Mukhlis. Figur berpengalaman ini dinilai memiliki rekam jejak panjang, kedekatan dengan akar rumput, serta loyalitas tinggi terhadap partai dan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“Mukhlis Basri adalah sosok yang matang secara politik dan organisatoris. Ia sudah membuktikan kemampuan memimpin di daerah dan menjaga soliditas kader,” ujar salah satu pengurus DPC PDIP Lampung Tengah yang enggan disebutkan namanya, baru-baru ini.

Selain dikenal loyal, Mukhlis juga dinilai memiliki hubungan baik dengan berbagai elemen internal PDIP dan jaringan eksternal, termasuk kepala daerah, tokoh masyarakat, dan kalangan muda partai.

“PDIP Lampung butuh figur pemersatu dan berpengalaman, dan itu ada pada Mukhlis Basri. Beliau bukan orang baru di politik Lampung,” kata salah satu kader muda PDIP Bandar Lampung.

Nama Mukhlis Basri disebut-sebut mulai menguat setelah sejumlah senior partai di Jakarta menilai perlunya konsolidasi di Lampung menjelang Pilkada serentak 2029. Dalam konteks itu, Mukhlis dianggap figur yang mampu menjembatani kepentingan politik nasional dan daerah tanpa meninggalkan nilai-nilai ideologis partai.

Sementara itu, Mukhlis Basri ketika dikonfirmasi enggan berkomentar banyak soal peluang dirinya memimpin DPD PDIP Lampung.

“Saya ini kader partai. Diminta di mana pun saya siap, yang penting semua demi kejayaan PDIP dan masyarakat Lampung,” ujarnya singkat.

Pengamat politik dari Universitas Lampung, Sigit Krisbiantoro, menilai peluang Mukhlis cukup besar jika dukungan dari bawah dan restu DPP sejalan.

“Beliau punya pengalaman birokrasi, hubungan baik dengan banyak pihak, dan tidak punya catatan konflik internal. Itu modal kuat,” kata Sigit.

Dengan menguatnya nama Mukhlis Basri, dinamika politik PDIP Lampung diprediksi akan semakin menarik menjelang konferda mendatang. Sejumlah nama lain seperti Ketua DPD PDIP Lampung saat ini Sudin, Sekretaris DPD PDIP Lampung saat ini Sutono dan Wakil Ketua DPD PDIP Lampung Umar Ahmad juga disebut-sebut masuk bursa calon ketua, namun hingga kini belum ada keputusan resmi dari DPP PDIP.

Terpisah, Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Provinsi Lampung, tiga kader senior partai berlambang banteng moncong putih kembali dipanggil oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan ke Jakarta, Selasa (4/11).

Ketiga kader yang dimaksud adalah Drs. Mukhlis Basri, M.M., Sudin, dan Winarti. Mereka merupakan sosok berpengaruh dalam struktur dan dinamika internal PDI Perjuangan di Lampung.

Pemanggilan ini disebut sebagai bagian dari proses finalisasi dan konsolidasi organisasi menjelang Konferda yang akan menentukan arah kepemimpinan baru DPD PDI Perjuangan Lampung periode mendatang.

Menurut sumber internal di DPP, ketiga kader tersebut dipanggil langsung oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto atas arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

“DPP ingin mendengar langsung pandangan dan komitmen para kader senior Lampung terkait dinamika di daerah. Ini bagian dari proses penjaringan sekaligus konsolidasi menjelang Konferda,” ujar sumber di lingkaran DPP, baru-baru ini.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta, dan dikabarkan membahas strategi konsolidasi struktur partai di seluruh kabupaten/kota di Lampung serta evaluasi kinerja DPD sebelumnya.

Sumber lain menyebutkan, Mukhlis Basri menjadi salah satu figur yang paling diperhitungkan dalam bursa calon Ketua DPD PDIP Lampung. Ia dinilai memiliki pengalaman panjang, kepemimpinan yang solid, serta loyalitas tinggi terhadap garis perjuangan partai.

“DPP tentu melihat rekam jejak, loyalitas, dan dukungan akar rumput. Semua proses berjalan sesuai mekanisme organisasi,” ujar sumber tersebut.

Sementara itu, Mukhlis Basri saat dikonfirmasi enggan mengomentari lebih jauh soal pemanggilan dirinya ke DPP.

“Sebagai kader, kami siap mengikuti setiap proses dan keputusan partai. Semua yang terbaik kami serahkan kepada Ibu Ketua Umum dan DPP,” katanya singkat.

Konferda PDI Perjuangan Lampung rencananya akan digelar dalam waktu dekat, dengan agenda utama pemilihan ketua dan penyusunan struktur DPD baru. DPP menargetkan hasil Konferda kali ini mampu memperkuat konsolidasi ideologis dan organisatoris partai hingga ke tingkat akar rumput. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *