Bandarlampung — Atlet biliar Carom Lampung, Suldin, mencatat sejarah dengan merebut medali emas pertama untuk kontingen Pengprov POBSI Lampung pada Kejurnas POBSI 2025 di Jakarta, Rabu (26/11). Turun pada nomor Carom 1 Cushion, Suldin tampil meyakinkan dan menuntaskan partai final dengan kemenangan 69–58 atas atlet Jawa Barat, Batara Marpaung, di gedung PBC, Jakarta.
Sebelumnya, pada babak semifinal, Suldin juga tampil dominan setelah mengalahkan atlet Carom asal Aceh dengan skor 59–44. Prosesi penyerahan medali dilakukan di lantai 2 gedung PBC pada Rabu (26/11).
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum Pengprov POBSI Lampung, Taufan Aditya Irana.
“Emas yang disumbangkan atlet carom ini membawa harum nama Lampung di Kejurnas POBSI,” ujarnya.
Taufan menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari bantuan KONI Lampung dan rumah-rumah biliar di Lampung, terutama Faxi dan Drachen, serta kerja keras seluruh pengurus POBSI Lampung,” lanjutnya.
POBSI Lampung sendiri menurunkan 8 orang dalam Kejurnas tahun ini, terdiri dari 3 ofisial, 4 atlet biliar bola 9 dan 10, serta 1 atlet carom.
Menurut Taufan, peluang Lampung untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka.
“Kita masih punya peluang di kelas Carom 3 Cushion, single bola 10, dan double bola 9. Atlet kita masih terus bertanding,” katanya dari arena Kejurnas, Kamis (27/11).
Dengan raihan emas ini, Lampung kini bertengger di peringkat lima klasemen sementara, sejajar dengan Jawa Timur yang juga mengoleksi satu emas. Kejurnas POBSI 2025 diikuti oleh 26 Pengprov POBSI dari seluruh Indonesia. (*).






