“Solidaritas Lampung Menembus Aceh, Sumut, hingga Sumbar”
BANDAR LAMPUNG — Seluruh elemen masyarakat Lampung bergerak serentak membantu korban banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi Lampung, PMI Provinsi Lampung, kepolisian, hingga komunitas pers menggelar aksi cepat untuk meringankan beban puluhan ribu warga yang terdampak bencana.
Pemprov & IJP Resmi Buka Donasi Nasional
Pemerintah Provinsi Lampung bersama Ikatan Jurnalis Pemprov (IJP) Lampung membuka Donasi Peduli Banjir Sumatera melalui Bumbung Kemanusiaan KORPRI. Penggalangan dana ini diumumkan dalam konferensi pers di Kantor Gubernur, Kamis (4/12/2025), menyusul koordinasi cepat Forkopimda.
Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa kebutuhan mendesak di daerah bencana membutuhkan solidaritas seluruh rakyat.
“Situasi di lapangan memerlukan solidaritas nasional. Donasi akan kami kelola secara transparan dan disalurkan tepat sasaran,” ujar Marindo.
Ketua IJP Lampung Abung Mamasa menekankan pentingnya peran media dalam memetakan kebutuhan korban.
“Media bukan sekadar penyampai kabar, tetapi jembatan kepedulian. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Pemprov juga membuka posko bantuan sandang, selimut, perlengkapan bayi, dan kebutuhan darurat lainnya. Kanal donasi digital dipersiapkan agar partisipasi publik lebih luas dan aman dari tindak penipuan.
PMI Lampung Kirim 400 Kantong Darah & Tangki Air
Upaya kemanusiaan Lampung berlanjut melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Lampung yang mengirim 400 kantong darah, dua unit mobil tangki air, serta relawan WASH dan BNT.
Pelepasan bantuan dipimpin Ketua PMI Lampung Purnama Wulan Sari Mirza (Batin Wulan) di Kantor UDD, Kamis (4/12), pukul 06.30 WIB.
“Setiap tetes darah adalah harapan hidup. Ini bentuk gotong royong masyarakat Lampung untuk saudara-saudara kita di Sumatra,” ujar Batin Wulan.
Darah segera dikirim ke PMI Pusat untuk repacking sebelum diteruskan ke wilayah terdampak. Bantuan air bersih diprioritaskan mengingat risiko penyakit pascabencana.
“Akses air bersih adalah tantangan utama. Kami kirim relawan terlatih agar pelayanan di lapangan lebih optimal,” tambahnya.
PMI Lampung menegaskan dukungan akan berlanjut sesuai perkembangan situasi lapangan.
Brimob Lampung Berangkatkan Pasukan & 18 Truk Logistik ke Sumbar
Dari unsur kepolisian, Satuan Brimob Polda Lampung mengirim 1 SST personel lengkap dengan kendaraan taktis dan 18 truk logistik menuju Sumatera Barat. Pelepasan dipimpin langsung Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Mapolda Lampung, Rabu (3/12).
“Kita mengirimkan bantuan sembako, pakaian, air bersih dan berbagai kebutuhan masyarakat dalam 18 truk menuju Sumatera Barat,” ujar Wakapolri.
Personel lapangan yang berangkat dibekali kemampuan SAR dan peralatan evakuasi, termasuk mobil Raindulap Brimob dan unit tangki air.
Dansat Brimob Polda Lampung menyampaikan: “Brimob Lampung hadir memberi dukungan nyata. Personel kami siap bekerja cepat dan tepat di lokasi bencana.”
Kapolda Lampung menegaskan pentingnya sinergi lintas daerah untuk pemulihan Sumatera Barat.
Satu Suara Kemanusiaan dari Sai Bumi Ruwa Jurai
Gerakan kolaboratif lintas lembaga ini menunjukkan bahwa Lampung tak tinggal diam dalam menghadapi bencana skala besar di wilayah Sumatra.
Dari donasi publik, suplai darah, logistik kemanusiaan, hingga pengerahan pasukan SAR, Lampung mengirimkan satu pesan:
“Banjir di Sumatra bukan hanya musibah regional, tetapi panggilan kemanusiaan bagi seluruh bangsa.”
Pemprov Lampung berharap dukungan warga terus mengalir hingga kondisi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berangsur pulih. (*).






