BANDARLAMPUNG — Pimpinan Wilayah (PW) Wanita Islam Provinsi Lampung menegaskan pentingnya stimulasi pra-menulis yang tepat dan tanpa tekanan bagi anak usia dini sebagai fondasi pembentukan generasi berkualitas. Komitmen itu ditegaskan dalam Seminar Parenting “Stimulasi Pra-Menulis Pada Anak Usia Dini” yang digelar di Ruang Abung, Balai Keratun, Pemprov Lampung, Sabtu (7/2/2026).
Seminar menghadirkan akademisi dan praktisi pendidikan anak usia dini DR. Ir. Masitowati Gatot, M.Si., M.Ed., dosen Universitas Ibn Khaldun Bogor, serta dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Dr. Fitrianita Damhuri.
Ketua PW Wanita Islam Provinsi Lampung Ir. Hj. Handjarita Gatot, MBA, menegaskan pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk kualitas manusia dan bangsa di masa depan.
“Ilmu yang diterapkan sejak usia dini adalah fondasi utama. Anak-anak yang berkualitas akan melahirkan manusia berkualitas, dan pada akhirnya membentuk bangsa yang berkualitas,” ujarnya.
Handjarita menekankan bahwa proses belajar menulis pada anak PAUD harus dilakukan dengan metode yang tepat dan tanpa tekanan. Ia juga menyinggung kasus bunuh diri siswa di Nusa Tenggara Timur sebagai peringatan serius akan dampak tekanan berlebihan pada anak.
“Ini menjadi pelajaran penting. Sejak PAUD kita harus memastikan anak tidak merasa tertekan, baik oleh sistem pembelajaran maupun tuntutan lingkungan,” tegasnya.
Ia menambahkan, PW Wanita Islam Provinsi Lampung akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam penguatan pendidikan dasar dan tumbuh kembang anak, sebagai bagian dari upaya mewujudkan Lampung Maju.
Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan PW Wanita Islam Provinsi Lampung Prof. Dr. Hj. Romlah, M.Pdi. menjelaskan bahwa fokus utama pendidikan PAUD adalah pengembangan motorik halus sebagai dasar kemampuan menulis.
“Motorik halus harus distimulasi dengan benar agar kemampuan menulis anak berkembang secara alami,” jelasnya.
Seminar ini diikuti perwakilan OPD Pemprov Lampung, Ketua Himpaudi, Ketua BKOW Provinsi Lampung, pengurus Wanita Islam se-Provinsi Lampung, guru PAUD, orang tua murid, serta berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, ramah anak, dan berkelanjutan. (*).






