Bandarlampung — Program Studi Akuntansi/Accountpreneurship Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul dan profesional melalui pelaksanaan Uji Kelas Kompetensi Bidang Akuntansi Keuangan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja di sektor keuangan dan akuntansi.
Uji kompetensi dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa ujian teori berbentuk pilihan ganda yang digelar pada Jumat (6/2/2026). Selanjutnya, mahasiswa mengikuti ujian praktik penyusunan laporan keuangan pada Senin (9/2/2026), yang menitikberatkan pada kemampuan teknis, ketelitian, serta pemahaman standar akuntansi dalam penyajian laporan keuangan secara komprehensif.
Kegiatan ini dibimbing langsung oleh dosen yang juga praktisi profesional di bidang keuangan, yakni Nolita Yeni Siregar, S.E., Ak., M.S.Ak., CA (Chartered Accountant) dan Rieka Ramadhaniyah, S.E., M.Ec.Dev (Certified Public Accountant). Kehadiran dosen praktisi bersertifikasi tersebut memberikan pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri.
Mahasiswa tidak hanya diuji dari aspek akademik, tetapi juga dari sudut pandang praktik nyata di lapangan, mulai dari ketepatan pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan yang sesuai standar profesi dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Program Studi Akuntansi IIB Darmajaya, Dedi Putra, S.E., M.S.Ak., menegaskan bahwa uji kompetensi merupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu lulusan.
“Uji kompetensi ini dirancang untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang benar-benar dibutuhkan di dunia kerja. Dengan bimbingan dosen praktisi bersertifikasi, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata standar profesional di bidang akuntansi dan keuangan,” ujarnya dalam siaran persnya, Selasa (10/2/2026).
Ia menambahkan, Prodi Akuntansi/Accountpreneurship IIB Darmajaya terus mendorong integrasi antara akademik dan praktik profesional agar lulusan memiliki daya saing tinggi, baik sebagai akuntan, auditor, maupun wirausaha di bidang keuangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu menerapkan kompetensi akuntansi secara akurat, etis, dan sesuai standar profesi. (*)






