Bandarlampung — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, menegaskan pentingnya transformasi digital bagi penguatan ekonomi perempuan sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-51, di Balai Keratun Ruang Abung, Selasa (10/2/2026).
Peringatan HUT IWAPI tahun ini mengusung tema “Memperkuat Fondasi Transformasi Digital Ekonomi Perempuan Melalui Sinergi Lintas Sektor Menuju Indonesia Emas 2045”, yang menekankan peran strategis perempuan dalam pembangunan ekonomi nasional.
Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari mengapresiasi kiprah IWAPI yang telah lebih dari setengah abad konsisten memberdayakan perempuan, khususnya dalam memperkuat ekonomi keluarga dan sektor UMKM di Provinsi Lampung.
“Ibu-ibu yang tergabung dalam IWAPI adalah wanita-wanita tangguh. Tidak hanya berjuang membangun usahanya sendiri, tetapi juga aktif membina pelaku UMKM, yang sekitar 80 persennya merupakan perempuan,” ujar Purnama.
Ia menekankan bahwa tantangan ekonomi ke depan menuntut pelaku usaha perempuan untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, pola pemasaran konvensional harus dikombinasikan dengan strategi digital agar produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Dulu pemasaran sangat terbatas secara offline. Sekarang, era digital membuka peluang tanpa batas. Memang ada kendala seperti sinyal dan literasi teknologi, tapi di sinilah peran pemerintah dan IWAPI hadir memberikan edukasi agar produk unggulan Lampung mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Lampung Dr. Ir. Hj. Armalia Reny WA, MM, menyebutkan bahwa sekitar 85 persen anggota IWAPI merupakan pelaku UMKM. Karena itu, IWAPI terus memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya dengan perbankan, guna memperluas akses permodalan dan pemasaran.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BRI, untuk memfasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan hingga Rp100 juta. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan secara konsisten dan bertanggung jawab untuk pengembangan usaha,” ujar Armalia.
Rangkaian kegiatan HUT IWAPI ke-51 juga diisi dengan pemberian motivasi kepada pengusaha muda, khususnya Generasi Z, agar berani terjun ke dunia wirausaha sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa. (*).






