Lampung Tuan Rumah “Doa untuk Negeri”

BANDAR LAMPUNG – Provinsi Lampung dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan religius berskala nasional bertajuk “Doa untuk Negeri” dalam rangkaian program Damai Indonesiaku dan peringatan HUT tvOne.

Kegiatan akbar tersebut dijadwalkan berlangsung di Masjid Raya Al Bakrie, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu–Minggu, 14–15 Februari 2026, dengan menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh nasional, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Mumuy, Syech Fiqri Thoriq, Ustaz Fiki Antika, dan Ustaz Azhari Nasution.

Mengusung tema “Lampung Tanoh Pusako, Gham Mulang”, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum syiar keagamaan, tetapi juga penguatan nilai persatuan, kedamaian, dan kebersamaan masyarakat Lampung.

Rangkaian acara diawali dengan tausiyah bersama Ustaz Abdul Somad pada Sabtu (14/2/2026) pukul 20.30 WIB. Selanjutnya, program Damai Indonesiaku Live digelar pada Sabtu–Minggu pukul 12.30 WIB, menghadirkan Ustaz Mumuy, Syech Fiqri Thoriq, Ustaz Fiki Antika, dan Ustaz Azhari Nasution.

Sementara itu, Damai Indonesiaku Taping Ramadan dijadwalkan pada Minggu (15/2/2026) pukul 10.00 WIB dengan menghadirkan Syech Fiqri Thoriq dan Ustaz Azhari Nasution.

Kegiatan ini selaras dengan visi Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam mewujudkan Lampung sebagai provinsi yang maju, sejahtera, dan berdaya saing berbasis nilai religius dan kearifan lokal.

Pemerintah Provinsi Lampung menilai pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga penguatan karakter masyarakat dan harmonisasi sosial. Pembangunan berkelanjutan harus ditopang masyarakat yang rukun, damai, serta memiliki fondasi moral yang kuat.

Momentum Doa untuk Negeri diharapkan menjadi ruang silaturahmi akbar masyarakat Lampung sekaligus memperkuat citra daerah sebagai provinsi yang religius, terbuka, dan kondusif.

Selain berdampak pada penguatan spiritualitas, kegiatan berskala nasional ini juga berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal, mulai dari sektor UMKM, perhotelan, hingga transportasi.

Pemprov Lampung berharap partisipasi seluruh elemen masyarakat dapat menjadi simbol kebersamaan dalam mendoakan kebaikan bagi bangsa sekaligus meneguhkan semangat “Gham Mulang” — kembali pada nilai luhur, menjaga warisan, dan membangun masa depan Lampung yang lebih gemilang. (dbs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *