PCM Pringsewu “Sulut” Semangat Ibadah Jelang Ramadhan 1447 H

Oplus_16908288

Pengajian Sosong Ramadhan di Masjid Taqwa Teguhkan Komitmen Tajdid dan Penguatan Dakwah

PRINGSEWU — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pringsewu (PCM) menggelar Pengajian Sosong Ramadhan, Sabtu (14/2/2026), di Masjid Taqwa Pringsewu. Mengusung tema “Memantik Kesadaran Beribadah”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi spiritual sekaligus penguatan sinergi warga Muhammadiyah dalam menyongsong bulan penuh berkah.

Pengajian yang merupakan program Majelis Tabligh PCM Pringsewu itu dihadiri unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pringsewu (PDM), pimpinan dan pengurus PCM serta PCA, PRM dan PRA se-Cabang Pringsewu, organisasi otonom Muhammadiyah, hingga guru dan siswa dari SD, SMP, SMA, dan SMK Muhammadiyah se-Pringsewu. Kehadiran lintas unsur tersebut menegaskan semangat kebersamaan dan konsolidasi gerakan.

Ketua Panitia, Ustadz Andi Sunaryo, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa Sosong Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan ikhtiar membangun kesadaran kolektif agar Ramadhan dijalani lebih bermakna.

“Ramadhan harus menjadi momentum peningkatan kualitas iman dan amal, bukan hanya rutinitas tahunan,” ujarnya.

Ketua PCM Pringsewu, Ahmad Wahyudi, S.Pd., menegaskan kegiatan ini adalah pembuktian kesiapan warga Muhammadiyah menyambut puasa 1447 H.

“Sosong Ramadhan menjadi pembuktian bahwa kita siap menjalankan ibadah puasa tahun 1447 H. Kajian ini juga menjadi sarana silaturahmi antara warga dan pimpinan Muhammadiyah Cabang Pringsewu. Maka acara ini menjadi penting untuk kita ikuti dengan baik,” tegasnya.

Sementara itu, sambutan PDM Pringsewu yang disampaikan Ayahanda Sutikno, M.Pd.I., menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum tajdid atau pembaruan diri. Menurutnya, Ramadhan harus dimaknai sebagai penguatan spiritualitas sekaligus pengokohan komitmen dakwah Muhammadiyah di tengah masyarakat.

Pengajian menghadirkan Wakil Ketua PDM Pringsewu, Ustadz Imam Baihaqi, S.H., sebagai pemateri. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa Ramadhan adalah madrasah ruhani yang mendidik kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan.

“Ramadhan adalah jalan yang sangat berharga, momentum untuk membakar dosa dan maksiat sebelas bulan sebelumnya. Ia harus dijalani dengan sungguh-sungguh, meskipun di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari,” tuturnya.

PCM Pringsewu juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah Muhammadiyah, sponsor, serta takmir Masjid Taqwa Pringsewu yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Melalui Pengajian Sosong Ramadhan ini, PCM Pringsewu berharap seluruh warga Muhammadiyah memasuki Ramadhan 1447 H dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang meningkat, serta komitmen kuat menjadikan bulan suci sebagai titik tolak perubahan menuju pribadi yang lebih bertakwa dan berkemajuan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *