RAMADHAN JADI MOMENTUM SERAP ASPIRASI

Bupati Nanda Tinjau Pasar Murah, Dorong Perbaikan Jalan Tegineneng

Pesawaran — Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Kecamatan Tegineneng menjadi ajang strategis Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mempererat ukhuwah sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat. Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., menegaskan komitmen percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi rakyat saat menghadiri kegiatan di Masjid Nurul Falah, Desa Gerning, Selasa (3/3/2026).

Didampingi Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda, Wakil Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala Kemenag Pesawaran, serta unsur TP PKK, DWP, dan Dekranasda, Bupati menekankan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai ruang memperkuat kepedulian sosial.

“Ramadhan adalah saat yang tepat untuk mempererat kebersamaan. Mari kita tengok tetangga kita, bantu yang kekurangan, dan jaga persaudaraan. Dengan kebersamaan, beban seberat apa pun akan terasa lebih ringan,” ujar Bupati Nanda di hadapan jamaah.

Dalam dialog bersama warga, persoalan infrastruktur jalan menjadi sorotan utama. Bupati mengungkapkan bahwa ruas Simpang Gerning–Sri Rejeki telah diusulkan ke pemerintah pusat melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK). Usulan serupa juga diajukan untuk ruas Simpang Pasar Trimulyo–Simpang Ojek Bumi Agung serta Simpang Masgar–Margomulyo, khususnya sepanjang 300 meter di area persawahan yang kerap tergenang saat musim hujan.

“Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar usulan tersebut dapat terealisasi pada tahun ini,” ucapnya.

Selain infrastruktur, Bupati mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana angin puting beliung. Delapan desa di wilayah Tegineneng, termasuk Gerning dan Trimulyo, tercatat rawan terdampak cuaca ekstrem, terutama pascakejadian pada Februari lalu.

Usai silaturahmi, rombongan melanjutkan peninjauan Pasar Murah dan Bazar Ramadhan (Gerai Z-Ifthar) yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pesawaran di halaman Kantor Desa Gerning. Sedikitnya 30 tenant UMKM ambil bagian dengan dukungan modal usaha dan fasilitas stan.

“Melalui pemberdayaan UMKM ini, kami berharap pelaku usaha rumahan bisa berkembang dan naik kelas, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama bulan Ramadhan,” harap Bupati.

Kegiatan tersebut tak hanya menjadi simbol kepedulian sosial, tetapi juga penegasan bahwa Ramadhan di Pesawaran dimaknai sebagai momentum kerja nyata untuk kesejahteraan rakyat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *